Sidoarjo (beritajatim.id) – Pada Selasa (12/12/2023), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur mengadakan Lomba Sehat Bugar Anak Pra Sekolah di Museum Mpu Tantulan, Kabupaten Sidoarjo. Acara ini diikuti oleh 66 anak TK yang dibagi menjadi 22 regu atau tim, didampingi oleh 22 guru yang tergabung dari Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI).
Ketua KORMI Jatim, Hudiyono, menyatakan bahwa dalam Lomba Sehat Bugar, anak-anak usia TK berkompetisi dalam ketangkasan, melewati berbagai rintangan dan tantangan. Mulai dari gerakan merangkak, balap egrang batok, berlari zig-zag, berlari sambil melompat, hingga balap karung hingga mencapai finish.
Hudiyono menjelaskan bahwa melalui berbagai gerakan fisik ini, anak-anak belajar melatih tubuhnya untuk bergerak lebih cepat. “Sejak kecil, otot anak-anak ini terlatih, membentuk tubuh yang sehat dan bugar. Lomba ini juga merangsang kecerdasan anak serta mengajarkan tentang sportivitas,” ujarnya.
Cak Hud, panggilan akrab Hudiyono, menggelar Lomba Sehat Bugar Anak Pra Sekolah dengan tujuan membiasakan anak-anak bergerak melalui lomba dan permainan. Hal ini dilakukan untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari kecenderungan lebih suka bermain gadget.
Dalam konteks ini, Cak Hud menyoroti data dan fakta dari statistik PBB tahun 2020 yang mencatat lebih dari 149 juta atau 22 persen balita di seluruh dunia mengalami stunting. Di Indonesia, terdapat 6,3 juta anak usia dini atau balita stunting.
“Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi pada anak selama dua tahun pertama hidup, kekurangan nutrisi ibu saat hamil, dan sanitasi yang buruk. Untuk mengatasi stunting, selain asupan gizi yang tepat, pola hidup sehat dengan berolahraga sangat penting,” ungkap Cak Hud.
Cak Hud juga mencatat bahwa di wilayah Sidoarjo, olahraga masyarakat sudah berkembang hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Saat ini, terdapat 26 kampung olahraga masyarakat di Sidoarjo.
“Kolaborasi IGTKI dan KORMI dengan melibatkan anak usia dini dalam kegiatan di kampung olahraga masyarakat di Sidoarjo merupakan upaya membudayakan olahraga sebagai kebiasaan pada anak-anak,” tambah Cak Hud.
Melalui Lomba Sehat Bugar Anak Pra Sekolah, Cak Hud berharap dapat menjadi langkah awal dalam mempersiapkan anak-anak menuju Indonesia Bugar 2045. “Kepedulian para guru bersama KORMI ini diharapkan menjadi ikhtiar untuk mewujudkan mimpi bersama, menciptakan generasi muda yang sehat, bugar, gembira, dan luar biasa,” pungkasnya. (hdl)


as a preferred source on Google




