Bangkalan (beritajatim.id) – Madura United FC bersiap menghadapi laga krusial menghadapi Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu, 17 Mei 2025 dalam lanjutan pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/25. Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab demi mengamankan posisi di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera, menargetkan hasil positif seperti yang diraih pada putaran pertama, saat timnya menang 2-1 atas Bali United di Stadion Gelora Bangkalan pada 12 Desember 2024. Kemenangan tersebut ingin diulang demi memperbesar peluang Madura United bertahan di Liga 1.
“Sama seperti di putaran pertama, kami akan berusaha keras meraih hasil positif. Namun kami sadar ini tidak akan mudah karena Bali United bermain di kandang mereka dan pasti akan memberikan perlawanan,” kata Alfredo Vera.
Saat ini, Madura United membutuhkan minimal lima poin dari dua laga tersisa agar aman dari ancaman degradasi, tanpa harus bergantung pada hasil tim pesaing seperti PS Barito Putera, yang unggul head-to-head atas mereka. Jika Barito Putera mampu menyamai perolehan poin akhir Madura United, hasil tersebut bisa menjadi bumerang karena aturan head-to-head yang berlaku.
Secara historis, Madura United terakhir kali mencuri poin di kandang Bali United terjadi pada 16 Maret 2023 saat kedua tim bermain imbang 1-1. Sementara kemenangan terakhir di Pulau Dewata diraih pada 9 Desember 2021 berkat gol semata wayang dari Haris Tuharea.
Pertandingan melawan Bali United kali ini pun menjadi penentuan bagi Madura United untuk tetap berlaga di kompetisi elit Indonesia musim depan. (ted)


as a preferred source on Google




