Surabaya (beritajatim.id) – Rentetan poin dobel digit LeBron James akhirnya terhenti, namun hal itu tak menjadi masalah bagi sang megabintang selama Los Angeles Lakers berhasil membawa pulang kemenangan. Lakers mencatat hasil dramatis dengan skor 123-120 atas Toronto Raptors.
Meskipun akurasi tembakannya sedang menurun, kontribusi LeBron tetap terasa. Umpan krusialnya kepada Rui Hachimura menghasilkan buzzer beater yang memastikan kemenangan Lakers. Dalam laga ini, LeBron membukukan 11 asis dan 8 rebound.
Namun, performa ofensif LeBron menurun tajam. Ia hanya mencetak 8 poin setelah memasukkan 4 dari 17 percobaan tembakan selama 36 menit bermain, dengan akurasi 23 persen. Lima percobaan tripoinnya pun tak ada yang bersarang.
Catatan ini menjadi kali pertama LeBron hanya mencetak satu digit poin setelah 1.297 pertandingan. Rekor luar biasa itu dimulai sejak 6 Januari 2007, pada musim keduanya di NBA. Selama 18 tahun, LeBron selalu mencatat minimal 10 poin di setiap laga musim reguler.
Akhir dari rekor tersebut tidak membuat LeBron gusar. Ketika ditanya reaksinya seusai pertandingan di Scotiabank Arena, Toronto, ia menjawab singkat, “Tidak ada. Kami menang.”
LeBron sebenarnya punya kesempatan memperpanjang rekornya. Namun ia memilih mengambil keputusan terbaik untuk tim. Pada penguasaan bola terakhir, ia mengirimkan operan ke Hachimura yang berdiri bebas di sudut kiri. Hachimura pun sukses melepaskan tripoin penentu kemenangan, mengamankan kemenangan ke-16 Lakers musim ini. Momen itu dirayakan LeBron dengan mengangkat tangan penuh lega.
Kemenangan tersebut menjaga posisi Lakers (16-5) tetap kokoh di dua besar Wilayah Barat.
Di sisi lain, Lakers tampil tanpa Luka Doncic yang pulang ke Slovenia menyambut kelahiran anak keduanya. Beruntung, Austin Reaves tampil luar biasa dengan torehan dobel-dobel 44 poin, 10 asis, dan 5 rebound. Reaves menembak 13/21 dengan lima tripoin yang tepat sasaran. (aga)


as a preferred source on Google




