Birmigham (beritajatim.id)– Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) di Villa Park berubah menjadi panggung pertempuran sengit yang berakhir manis bagi tuan rumah. Aston Villa sukses mengamankan tiket ke putaran kelima Piala FA setelah menumbangkan sesama wakil Premier League, Newcastle United, dengan skor tipis 2-1, Sabtu (14/2/2026).
Laga ini menjadi pembuktian kecerdikan taktik Unai Emery dalam meredam agresivitas The Magpies. Meski sempat tertahan imbang di babak pertama, mentalitas juara yang dibangun di tubuh skuad “Singa Birmingham” menjadi pembeda di menit-menit krusial.
Sejak peluit awal dibunyikan wasit, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Newcastle United, yang datang dengan ambisi mengakhiri puasa gelar domestik, mencoba menekan lewat kecepatan Anthony Gordon dan Alexander Isak. Namun, solidnya lini pertahanan Villa yang dikoordinir Ezri Konsa membuat serangan tim tamu kerap patah di sepertiga akhir.
Tuan rumah justru memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-23. Memanfaatkan umpan terobosan matang dari lini tengah, Ollie Watkins dengan dingin menaklukkan kiper Newcastle lewat sepakan mendatar ke pojok gawang. Villa Park bergemuruh, skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Eddie Howe menginstruksikan pasukannya untuk bermain lebih direct. Upaya ini membuahkan hasil pada menit ke-58. Alexander Isak sukses menyamakan kedudukan lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan, membuat laga kembali memanas 1-1.
Namun, dewi fortuna lebih berpihak pada tuan rumah. Di saat laga tampaknya akan berlanjut ke laga ulang (replay), Morgan Rogers muncul sebagai pahlawan. Pada menit ke-82, aksi individunya di kotak penalti diakhiri dengan tendangan keras yang tak mampu dijangkau penjaga gawang. Skor 2-1 untuk Aston Villa.
Kemenangan ini memastikan langkah Aston Villa terus berlanjut di kompetisi tertua di dunia tersebut, sekaligus memupus harapan Newcastle untuk melaju lebih jauh.
“Ini adalah pertandingan yang sangat taktikal. Newcastle adalah tim yang luar biasa, tetapi para pemain menunjukkan karakter yang kuat untuk bangkit setelah kebobolan,” ujar Unai Emery dalam konferensi pers usai laga.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Aston Villa untuk menjaga momentum positif mereka di sisa musim 2025/2026, sementara Newcastle harus segera berbenah untuk fokus kembali ke persaingan liga.


as a preferred source on Google




