Surabaya (beritajatim.id) – Musim luar biasa tengah dijalani Detroit Pistons. Tim asuhan J.B. Bickerstaff itu resmi mengunci gelar Central Division usai mengalahkan Toronto Raptors dengan skor 127-116 dalam lanjutan NBA, Selasa (31/3/2026) waktu setempat.
Kemenangan tersebut memastikan Pistons menjadi juara divisi untuk pertama kalinya dalam 18 tahun, sekaligus mempertegas dominasi mereka di Wilayah Timur dengan catatan impresif 55-21.
Bermain di Little Caesars Arena, Pistons tampil solid meski tanpa Cade Cunningham yang absen karena masalah paru-paru. Tim tuan rumah mampu mengendalikan permainan, terutama di paruh kedua dengan keunggulan hingga 23 poin.
Efektivitas serangan menjadi kunci kemenangan, dengan akurasi tembakan mencapai 60 persen (44 dari 73 percobaan).
Performa gemilang ditunjukkan oleh Jalen Duren yang menjadi motor kemenangan. Ia mencetak 31 poin, 9 rebound, dan 3 assist dengan efisiensi tinggi, hanya gagal satu dari 13 tembakan serta sempurna dalam lemparan bebas (7/7).
Kontribusi penting juga datang dari Daniss Jenkins yang mencetak 21 poin, 5 rebound, dan 5 assist. Sementara itu, Duncan Robinson menambahkan 19 poin melalui tembakan tiga angka.
Pemain lain seperti Tobias Harris dan Caris LeVert turut memberikan kontribusi penting, menjaga konsistensi permainan tim sepanjang laga.
Keberhasilan ini menjadi simbol kebangkitan Pistons dalam dua musim terakhir. Setelah sempat mencatatkan rekor buruk 14-68 dan kekalahan beruntun terpanjang di liga, kini mereka menjelma menjadi salah satu tim terkuat di NBA.
Musim ini juga menjadi yang terbaik sejak era pelatih Flip Saunders pada 2007-2008, saat Pistons terakhir kali melaju hingga Final Wilayah Timur.
Pada musim sebelumnya, Pistons sudah menunjukkan tanda kebangkitan dengan finis sebagai unggulan keenam sebelum tersingkir di ronde pertama oleh New York Knicks.
Pelatih Bickerstaff menegaskan bahwa pencapaian ini hanyalah bagian dari proses panjang yang sedang dibangun tim. Ia menilai perkembangan pemain muda menjadi kunci kesuksesan Pistons musim ini.
Sementara itu, Jenkins menyebut timnya masih memiliki target lebih besar, yakni tampil maksimal di babak playoff dan memberikan kejutan.
Dengan performa konsisten dan mentalitas yang semakin matang, Pistons kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk melangkah jauh di playoff NBA 2026. (aga)


as a preferred source on Google




