Surabaya (beritajatim.id) – Kabar membanggakan datang dari dunia balap motor Indonesia. Pebalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, berhasil mencatatkan kemenangan perdana di ajang Moto3 Junior World Championship 2026 setelah tampil gemilang pada seri yang berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (14/6/2026).
Prestasi tersebut menjadi pencapaian penting bagi pebalap berusia 16 tahun yang tengah menjalani musim debutnya di salah satu kompetisi pembinaan paling bergengsi menuju MotoGP. Kemenangan di Estoril sekaligus menegaskan potensi besar Kiandra sebagai salah satu talenta masa depan balap motor Indonesia di level internasional.
Kiandra memulai balapan dari posisi ketujuh. Meski tidak berada di barisan depan saat start, pebalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) itu mampu menunjukkan konsistensi dan kecepatan sepanjang balapan.
Dalam lomba yang berlangsung selama 16 lap tersebut, Kiandra secara perlahan memperbaiki posisinya. Ia berhasil menembus lima besar sejak fase awal balapan sebelum masuk ke kelompok terdepan dan mengambil alih posisi pertama pada lap kedelapan.
Persaingan semakin ketat memasuki lap-lap akhir. Kiandra sempat kehilangan posisi terdepan setelah mendapat tekanan dari sejumlah rival, termasuk Travis Borg, Kiattisak Singhapong, dan Carlos Cano.
Namun, pebalap asal Yogyakarta itu menunjukkan mental juara. Saat balapan menyisakan dua lap, ia kembali merebut posisi pertama dan mempertahankannya hingga garis finis.
Drama terjadi pada lap terakhir ketika Kiandra terlibat duel sengit dengan Travis Borg, Giulio Pugliese, dan Carlos Cano. Berkat strategi yang matang serta keberanian saat melibas tikungan-tikungan terakhir di Estoril, Kiandra berhasil menyentuh garis finis lebih dulu dan mengamankan kemenangan bersejarah.
Travis Borg finis di posisi kedua, sementara Carlos Cano melengkapi podium dengan menempati peringkat ketiga.
Kemenangan ini memiliki makna besar, tidak hanya bagi Kiandra tetapi juga bagi dunia balap nasional. Untuk pertama kalinya pada musim 2026, lagu Indonesia Raya berkumandang di podium tertinggi Moto3 Junior World Championship.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan pebalap muda Indonesia mulai menunjukkan hasil positif di kancah internasional. Kiandra kini menjadi salah satu nama yang mulai diperhitungkan dalam persaingan menuju level yang lebih tinggi.
Usai balapan, Kiandra mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan perdana yang berhasil diraih di Estoril. Ia menilai seri Portugal menjadi salah satu balapan paling menantang sepanjang musim ini.
Menurutnya, kondisi cuaca yang sangat panas membuat para pebalap harus cermat mengatur ritme balapan sekaligus menjaga performa ban hingga lap terakhir.
Kiandra juga menyampaikan apresiasi kepada tim dan seluruh pihak yang telah mendukungnya selama akhir pekan balapan hingga akhirnya mampu meraih hasil maksimal.
Tambahan poin penuh dari kemenangan di Estoril membuat posisi Kiandra di klasemen sementara semakin menguat. Ia kini berada di peringkat kedua dengan koleksi 51 poin.
Pebalap Indonesia itu hanya terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen sementara, Giulio Pugliese, yang telah mengumpulkan 58 poin.
Selisih yang relatif tipis tersebut membuat peluang Kiandra untuk bersaing memperebutkan gelar juara Moto3 Junior World Championship 2026 masih sangat terbuka. Dengan performa yang terus meningkat dari seri ke seri, peluang mencetak sejarah baru bagi Indonesia semakin besar.
Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, Kiandra Ramadhipa berpotensi menjadi salah satu pebalap Indonesia paling sukses di jalur pembinaan menuju MotoGP dan membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk bersaing di panggung balap dunia. (aga)


as a preferred source on Google




