Pekanbaru (beritajatim.id) – Sedikitnya 200 petenis dari berbagai daerah di Riau dan sejumlah provinsi di Sumatera ambil bagian dalam Tennis Tournament Piala PTPN IV Tahun 2026 yang digelar di Pekanbaru. Kompetisi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, di lapangan tenis eks PON yang berada di kawasan Komplek PTPN IV Regional III.
Turnamen yang menjadi bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional ini tak hanya menghadirkan persaingan olahraga, tetapi juga membawa misi edukasi kesehatan. Dengan total hadiah mencapai Rp45 juta, ajang ini menarik minat peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari BUMN, instansi pemerintah, perusahaan swasta hingga masyarakat umum.
Operation Head PTPN IV Regional III, Sori Ritonga, menjelaskan bahwa kompetisi terbagi dalam beberapa kategori, yakni ganda beregu yang diikuti 26 tim serta kategori perorangan dengan 35 pasangan. Seluruh peserta kemudian dibagi ke dalam delapan grup untuk menjalani fase pertandingan.
Menurut Sori Ritonga, tingginya partisipasi mencerminkan antusiasme sekaligus menjadi ruang silaturahmi lintas instansi di wilayah Sumatera. Ia juga menilai pemilihan venue eks PON Riau 2012 menjadi salah satu faktor utama yang menarik minat peserta, mengingat fasilitas tersebut dikenal berstandar internasional dan terawat dengan baik.
Lebih dari sekadar kompetisi, penyelenggaraan turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya K3 di tengah masyarakat. Pendekatan melalui olahraga dinilai efektif untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan keselamatan, tidak hanya di lingkungan kerja tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Heru Haryo Prayitno. Ia menilai kegiatan tersebut mampu mengemas pesan K3 secara lebih ringan dan mudah diterima masyarakat. Menurutnya, olahraga menjadi medium yang efektif untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran preventif terhadap risiko kerja.
Suasana pertandingan sejak hari pertama berlangsung meriah. Sejumlah laga menyajikan duel sengit dengan reli panjang dan permainan cepat di area net. Sorakan penonton yang memadati sisi lapangan semakin menambah atmosfer kompetitif di arena pertandingan.
Kehadiran Panglima Daerah Militer XIX Tuanku Tambusai, Agus Hadi Waluyo, turut menjadi daya tarik tersendiri. Ia bahkan ikut bertanding memperkuat tim Kodam melawan tim PTPN IV A. Penampilannya yang solid dengan kombinasi pukulan baseline dan permainan net efektif mendapat respons positif dari penonton.
Agus Hadi Waluyo juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen, terutama dari sisi fasilitas dan tujuan kegiatan. Ia menilai ajang ini mampu mempererat kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, PTPN IV tidak hanya menghadirkan ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat pesan penting tentang kesehatan, keselamatan kerja, serta kolaborasi lintas sektor yang semakin relevan di tengah masyarakat modern. (aga)


as a preferred source on Google




