Surabaya (beritajatim.com) – ARTV Production kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk “Call 911” sebagai bentuk komitmen dalam mendukung perkembangan talenta muda di industri hiburan Tanah Air.
Film ini melibatkan sejumlah pemain muda untuk beradu akting dengan artis nasional, Lady Nayoan Kjaernett.
Proses produksi pun berlangsung dengan penuh semangat, mencerminkan antusiasme para pemain dalam menghidupkan cerita.
“Call 911” mengangkat kisah penculikan seorang anak dari keluarga yang baru saja pindah ke lingkungan baru. Cerita berkembang dengan menghadirkan berbagai sudut pandang, termasuk dari orang-orang terdekat korban.
Salah satu pemeran, Farid Attalah Zaidan, turut ambil bagian dengan memerankan karakter Faris. Dalam cerita, Faris merupakan teman dari Citra, yang juga mengalami dampak emosional ketika adik Citra menjadi korban penculikan.
Karakter Faris digambarkan sebagai sosok teman yang peduli dan setia, yang berusaha memberikan dukungan di tengah situasi sulit yang dihadapi sahabatnya. Peran ini menuntut pendalaman emosi agar dapat menggambarkan kepedulian serta ketegangan yang terjadi dalam cerita.
Atta mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam film ini menjadi pengalaman yang berharga, terutama karena dapat berkolaborasi dengan para pemain lain serta belajar dari sosok artis profesional seperti Lady Nayoan.
Meski durasi film tidak terlalu panjang, proses pengambilan gambar dilakukan secara detail dan berulang untuk mendapatkan hasil terbaik. Hal ini menjadi bagian dari pembelajaran penting bagi para pemain muda dalam memahami proses produksi film secara lebih mendalam.
Koordinator sekaligus management talent di ARTV School, Miss Vianney Nana, menyampaikan bahwa kehadiran Lady Nayoan dalam proyek ini memberikan inspirasi tersendiri bagi para pemain. Ia menilai Lady sebagai figur yang tidak hanya memiliki kualitas sebagai artis, tetapi juga sikap rendah hati yang patut diteladani.
Sementara itu, produser film, Miss Liechen, berharap kolaborasi dengan Lady Nayoan dapat terus terjalin dalam proyek-proyek berikutnya, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang di industri perfilman. (ted)


as a preferred source on Google



