Jakarta (beritajatim.id) – Grup idola K-pop BTS dipastikan akan menggelar konser tur dunia bertajuk “ARIRANG” di Jakarta pada akhir tahun 2026. Konser tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 26-27 Desember 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kepastian konser diumumkan promotor iMe Indonesia melalui akun Instagram resminya. Dalam pengumuman tersebut, Jakarta masuk dalam daftar kota yang akan disambangi grup beranggotakan RM, Jin, j-hope, Suga, Jimin, V, dan Jungkook tersebut dalam rangkaian tur dunia terbaru mereka.
Konser BTS di Jakarta diprediksi menjadi salah satu pertunjukan musik internasional terbesar di Indonesia pada 2026. Antusiasme ARMY Indonesia pun mulai terlihat sejak pengumuman resmi dirilis di media sosial.
Promotor juga mengumumkan rincian harga tiket yang dibagi dalam beberapa kategori. Untuk kategori tertinggi, VIP Package dibanderol Rp4.500.000. Sementara kategori Platinum Floor atau Tribune Lower dijual seharga Rp3.650.000.
Selanjutnya, kategori CAT 1 dipasarkan dengan harga Rp2.800.000, CAT 2 Rp2.300.000, dan CAT 3 Rp1.800.000. Seluruh harga tiket tersebut belum termasuk pajak dan biaya administrasi tambahan.
Pemegang tiket VIP Package akan memperoleh sejumlah fasilitas eksklusif, mulai dari akses sound check session, VIP laminate dan lanyard, poster resmi, gift set, hingga jalur khusus merchandise. Sedangkan kategori lainnya mendapatkan tiket konser dan poster resmi.
Untuk proses penjualan tiket, promotor membuka jalur presale khusus anggota Weverse ARMY Membership mulai 22 Mei 2026 pukul 12.00 WIB hingga 27 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Pemegang membership kemudian dapat mengikuti sesi ARMY Membership Presale pada 9 Juni 2026.
Adapun penjualan umum atau general onsale dijadwalkan dimulai pada 11 Juni 2026 pukul 12.00 WIB. Tiket konser BTS World Tour “ARIRANG” di Jakarta akan tersedia secara resmi melalui platform tiket.com.
Kehadiran BTS di Jakarta diperkirakan tidak hanya menarik penggemar dari Indonesia, tetapi juga ARMY dari sejumlah negara Asia Tenggara. Konser ini juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, perhotelan, hingga ekonomi kreatif di ibu kota selama periode akhir tahun. (man)


as a preferred source on Google




