Surabaya (beritajatim.id) — Lucasfilm resmi membawa kembali semesta Star Wars ke layar lebar melalui film The Mandalorian and Grogu yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada Mei 2026.
Kehadiran film tersebut sekaligus menjadi kelanjutan dari serial populer The Mandalorian yang sukses besar di Disney+ sejak pertama kali tayang pada 2019. Popularitas serial itu membuat karakter Din Djarin dan Grogu atau Baby Yoda menjadi salah satu ikon baru dalam franchise Star Wars.
Film ini kembali disutradarai Jon Favreau yang sebelumnya menjadi kreator utama serial The Mandalorian. Favreau menyebut proyek layar lebar tersebut akan menghadirkan skala cerita yang lebih besar dengan nuansa petualangan klasik Star Wars.
Pedro Pascal kembali memerankan Din Djarin, pemburu bayaran Mandalorian yang kini memiliki hubungan layaknya ayah dan anak dengan Grogu. Karakter Grogu yang selama ini menjadi favorit penggemar juga dipastikan mendapat porsi cerita lebih besar.
Dalam film terbaru ini, Din Djarin dan Grogu akan menghadapi ancaman baru di wilayah Outer Rim. Mereka mendapat misi dari New Republic untuk memburu kelompok sisa Imperium yang masih mencoba membangun kembali kekuatan setelah jatuhnya Kekaisaran Galaksi.
Selain aksi dan peperangan antariksa, hubungan emosional antara Din Djarin dan Grogu disebut tetap menjadi inti utama cerita. Lucasfilm juga menjanjikan eksplorasi dunia baru serta kemunculan sejumlah karakter dari semesta Star Wars.
Film ini turut menghadirkan beberapa nama baru. Aktris Sigourney Weaver bergabung memerankan Colonel Ward, sementara Jeremy Allen White dipercaya mengisi suara Rotta the Hutt, putra Jabba the Hutt.
Trailer resmi yang dirilis Lucasfilm memperlihatkan berbagai adegan aksi besar khas Star Wars. Mulai dari baku tembak melawan Snowtrooper, pertempuran di berbagai planet, hingga aksi kejar-kejaran pesawat luar angkasa.
Sejak trailer dirilis, antusiasme penggemar langsung meningkat di media sosial. Banyak yang menilai The Mandalorian and Grogu berpotensi mengembalikan nuansa petualangan Star Wars klasik yang sudah lama dirindukan di bioskop.
Di Indonesia, sejumlah jaringan bioskop juga mulai mempromosikan jadwal penayangan film tersebut menjelang perilisan globalnya pada akhir Mei 2026.
Kehadiran film ini diharapkan menjadi awal baru kebangkitan Star Wars di layar lebar sekaligus membuka arah baru cerita franchise tersebut untuk beberapa tahun ke depan. (can)


as a preferred source on Google



