Madrid (beritajatim.id) – Real Madrid dikabarkan mulai membuka peluang untuk merekrut gelandang bertahan Rodri pada bursa transfer musim panas 2026. Situasi tersebut muncul setelah keputusan Pep Guardiola meninggalkan Manchester City yang disebut ikut memengaruhi masa depan pemain tim nasional Spanyol tersebut.
Laporan sejumlah media Eropa menyebut kepergian Guardiola membuat peluang Real Madrid untuk mendatangkan Rodri semakin terbuka. Nama gelandang berusia 29 tahun itu bahkan disebut masuk dalam daftar prioritas transfer Los Blancos untuk memperkuat lini tengah musim depan.
Selain itu, calon pelatih anyar Real Madrid, Jose Mourinho, juga dikabarkan mendukung langkah klub mendatangkan Rodri apabila dirinya resmi menangani tim ibu kota Spanyol tersebut.
Meski rumor transfer terus berkembang, jurnalis Matteo Moretto dalam laporan di RadioMarca menyebut Real Madrid sejauh ini baru melakukan kontak awal dengan perwakilan sang pemain dan belum mengajukan langkah konkret untuk merealisasikan transfer.
Menurut Moretto, Manchester City sebenarnya telah mencapai kesepakatan verbal terkait perpanjangan kontrak Rodri yang saat ini hanya menyisakan satu tahun masa kerja. Sebelum Guardiola memutuskan hengkang, penandatanganan kontrak baru disebut tinggal menunggu waktu.
Namun, situasi berubah setelah pelatih asal Spanyol itu resmi meninggalkan Etihad Stadium. Rodri disebut memilih menunda penandatanganan kontrak baru sambil mempertimbangkan masa depannya.
Pemain yang menjadi salah satu pilar penting Manchester City tersebut dikabarkan ingin menyelesaikan kepastian kariernya sebelum bergulirnya Piala Dunia mendatang. Di sisi lain, manajemen City terus mendorong agar Rodri segera memperpanjang kontraknya untuk menghindari ketidakpastian.
Ketertarikan Real Madrid terhadap Rodri juga diperkuat oleh keinginan sang pemain untuk kembali bermain di Spanyol pada suatu saat dalam kariernya. Ide bergabung dengan Real Madrid disebut menjadi opsi yang menarik bagi gelandang yang sukses membawa City meraih berbagai gelar domestik maupun Eropa itu.
Meski peluang transfer masih terbuka, Real Madrid dinilai menghadapi kendala internal yang dapat memperlambat proses negosiasi. Klub asal ibu kota Spanyol tersebut saat ini tengah menunggu kepastian terkait pemilihan presiden klub yang dijadwalkan mulai diputuskan pada Minggu mendatang.
Situasi politik internal klub berpotensi membuat manajemen tidak bisa bergerak cepat di bursa transfer. Proses pemilihan presiden diperkirakan memakan waktu setidaknya dua pekan dan juga berdampak pada penunjukan pelatih baru.
Jika Florentino Perez kembali memenangkan pemilihan, Jose Mourinho disebut menjadi kandidat terkuat untuk menangani Real Madrid musim depan. Situasi tersebut muncul setelah Alvaro Arbeloa mengonfirmasi kepergiannya dari klub pada Jumat lalu.
Dengan kondisi yang masih dinamis, peluang transfer Rodri ke Real Madrid diperkirakan akan sangat bergantung pada kecepatan manajemen Los Blancos mengambil keputusan dalam beberapa pekan ke depan. Jika tidak segera bergerak, Manchester City berpotensi mengamankan masa depan sang pemain melalui kontrak baru jangka panjang. (aga)



as a preferred source on Google




