Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Pemkot Surabaya Dukung SWF 2026 Jadi Agenda Tahunan, Dorong Industri Pernikahan dan Ekonomi Lokal

Pemkot Surabaya Dukung SWF 2026 Jadi Agenda Tahunan, Dorong Industri Pernikahan dan Ekonomi Lokal

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 20 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemkot Surabaya mendukung penuh SWF 2026 dan berencana memasukkannya ke kalender event tahunan untuk mendorong industri pernikahan dan ekonomi lokal.
Pemkot Surabaya mendukung penuh SWF 2026 dan berencana memasukkannya ke kalender event tahunan untuk mendorong industri pernikahan dan ekonomi lokal.

Surabaya (beritajatim.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Surabaya Wedding Festival 2026 (SWF 2026) dan berencana memasukkannya ke dalam kalender event tahunan Kota Surabaya. Langkah ini dinilai menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri kreatif sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

SWF 2026 yang digelar oleh Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (ASPEDI) bekerja sama dengan Dyandra Convention Center Surabaya resmi dibuka pada Jumat (19/6/2026) dan berlangsung hingga Minggu (21/6/2026). Pameran ini mengusung tema “A Curated Journey to Your Ever After”, dengan konsep yang dirancang untuk membantu calon pengantin menemukan vendor dan layanan pernikahan secara lebih terarah, personal, dan inspiratif.

Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkot Surabaya, Anna Fajriatin, menilai industri pernikahan memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak sektor usaha dan tenaga kerja.

“Industri pernikahan ini bukan sekadar tentang merayakan kebahagiaan, tetapi yang terpenting adalah menggerakkan ekonomi. Ada ratusan bahkan ribuan pekerja yang bergerak dan menggantungkan hidupnya dari satu event penyelenggaraan pernikahan,” ujar Anna Fajriatin saat membuka acara di DCCS.

Menurut Anna, potensi besar industri pernikahan membuat Pemkot Surabaya mempertimbangkan peningkatan skala penyelenggaraan SWF pada tahun mendatang. Pemerintah kota juga berencana mengintegrasikan festival tersebut ke dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Surabaya.

Baca Juga:  Digitalisasi UMKM Dipercepat, Wamen Nezar Patria: Komdigi Siapkan Teknologi dan Infrastruktur Pendukung

“Pemkot Surabaya berencana memasukkan SWF ke dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) tahun depan. Nantinya, jadwal pelaksanaan akan disesuaikan dengan tren industri,” terang Anna.

Ia menegaskan, dukungan pemerintah akan terus diberikan agar industri pernikahan lokal dapat berkembang lebih kuat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum ASPEDI, Sumitro, menyebut dukungan Pemkot Surabaya sangat penting di tengah tantangan yang dihadapi pelaku usaha pernikahan. Selain persaingan yang semakin ketat akibat bertambahnya jumlah vendor, industri ini juga menghadapi tren penurunan angka pernikahan di masyarakat.

“Pernikahan semakin ke belakang semakin sedikit. Fenomena ini sudah berulang kali saya sampaikan ke jajaran pemerintah, agar menjadi perhatian bersama. Karena begitu angka pernikahan turun, dampaknya langsung terasa ke ekosistem industri,” ungkap Sumitro.

Melalui SWF 2026, ASPEDI berupaya menghadirkan vendor-vendor pilihan agar pengunjung yang datang lebih tersegmentasi dan memiliki potensi transaksi yang lebih tinggi. Selain aspek bisnis, festival ini juga membawa misi edukasi agar masyarakat modern tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dalam prosesi pernikahan.

“Kami sangat mengharapkan masyarakat yang menikah tidak melupakan budaya. Kami ingin budaya lokal tetap selalu terpakai dan lestari di dalam setiap kegiatan pernikahan,” pungkas Sumitro.

Dukungan Pemkot Surabaya terhadap SWF 2026 diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat industri pernikahan di Jawa Timur, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha dekorasi, katering, fotografi, busana, hingga sektor UMKM pendukung lainnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Lomba Bertutur Bojonegoro 2026,budaya literasi Bojonegoro,Dispusip Bojonegoro,Cantika Wahono,siswa SD MI Bojonegoro

Lomba Bertutur Bojonegoro 2026 Cetak Generasi Literat, SDN Kedungbondo 2 Raih Juara Pertama

20 Juni 2026 News
Pemkot Mojokerto menggelar ziarah ke makam para mantan wali kota dan wakil wali kota menjelang peringatan HUT ke-108 Kota Mojokerto.

Jelang HUT ke-108 Kota Mojokerto, Pemkot Ziarah ke Makam Mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota

20 Juni 2026 News
Bupati Mojokerto mengapresiasi peran Universitas KH Abdul Chalim dalam memajukan pendidikan saat asesmen akreditasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Bupati Mojokerto Apresiasi Komitmen Universitas KH Abdul Chalim Saat Asesmen Akreditasi Prodi KPI

20 Juni 2026 News
Polres Kediri sukses meraih gelar juara putra dan putri pada Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Polres Kediri Borong Gelar Juara Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim 2026 Hari Bhayangkara ke-80

20 Juni 2026 News
Personel Polres Blitar membersihkan sampah usai mengamankan aksi Sobat MBG di Alun-Alun Kanigoro sebagai wujud kepedulian lingkungan.

Usai Pengamanan, Personel Polres Blitar Turun Bersihkan Sampah di Alun-Alun Kanigoro

20 Juni 2026 News
Polrestabes Surabaya menetapkan 45 tersangka kasus kejahatan siber internasional dengan target warga Jepang dan China, serta mengungkap ribuan data calon korban.

Polrestabes Surabaya Tetapkan 45 Tersangka Kasus Siber Internasional, Ribuan Calon Korban Teridentifikasi

18 Juni 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Pemkot Surabaya mendukung penuh SWF 2026 dan berencana memasukkannya ke kalender event tahunan untuk mendorong industri pernikahan dan ekonomi lokal.

Pemkot Surabaya Dukung SWF 2026 Jadi Agenda Tahunan, Dorong Industri Pernikahan dan Ekonomi Lokal

20 Juni 2026
Berita Terbaru
Bupati Mojokerto mengapresiasi peran Universitas KH Abdul Chalim dalam memajukan pendidikan saat asesmen akreditasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Bupati Mojokerto Apresiasi Komitmen Universitas KH Abdul Chalim Saat Asesmen Akreditasi Prodi KPI

20 Juni 2026
Polres Kediri sukses meraih gelar juara putra dan putri pada Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Polres Kediri Borong Gelar Juara Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim 2026 Hari Bhayangkara ke-80

20 Juni 2026
Personel Polres Blitar membersihkan sampah usai mengamankan aksi Sobat MBG di Alun-Alun Kanigoro sebagai wujud kepedulian lingkungan.

Usai Pengamanan, Personel Polres Blitar Turun Bersihkan Sampah di Alun-Alun Kanigoro

20 Juni 2026

5 Alasan Mengapa Gaya Hidup Harus Disesuaikan dengan Kemampuan, Jangan Sampai Terjebak Gengsi

19 Juni 2026

Cara Menagih Hutang dengan Sopan Tanpa Menimbulkan Konflik

19 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.