Surabaya (beritajatim.id) – Momen wisuda Universitas Airlangga (UNAIR) periode 262 yang berlangsung di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C, Sabtu (20/6/2026), menghadirkan kisah istimewa dari keluarga selebritas yang dikenal sebagai keluarga 3A. Ashanty, Anang Hermansyah, dan Azriel Hermansyah sukses merayakan kelulusan mereka secara bersamaan dalam satu prosesi wisuda.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik karena ketiganya berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang yang berbeda dan naik ke panggung wisuda di hari yang sama. Ashanty resmi menyandang gelar doktor di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Sementara itu, Anang Hermansyah menyelesaikan Program Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan IPK 3,96, sedangkan Azriel Hermansyah lulus dari Program Magister Ilmu Politik dengan IPK 3,57.
Dalam kesempatan itu, Ashanty yang juga tampil sebagai perwakilan wisudawan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian akademiknya. Menurutnya, wisuda bersama suami dan anak merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan hidupnya.
Perempuan yang kini bergelar doktor tersebut mengungkapkan bahwa perjalanan menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi tidaklah mudah. Di tengah berbagai peran sebagai ibu, istri, pebisnis, dan figur publik, ia harus membagi waktu untuk menjalani proses penelitian, penyusunan disertasi, hingga sidang akademik.
Ashanty menilai keberhasilan meraih gelar doktor merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan dukungan keluarga yang terus mengiringi proses studinya. Baginya, berbagai tantangan yang dihadapi selama menempuh pendidikan justru menjadi pelajaran penting tentang ketahanan diri, kedisiplinan, serta kerendahan hati.
Momen wisuda bersama juga menyimpan cerita tersendiri. Ashanty mengungkapkan bahwa Anang Hermansyah bahkan menunda prosesi wisudanya selama beberapa bulan agar dapat merayakan kelulusan secara bersamaan dengan istri dan putranya.
Di sisi lain, Anang Hermansyah menyatakan bahwa pengalaman belajar di Universitas Airlangga memberikan kesan positif baginya. Lingkungan akademik yang dinilai suportif serta dukungan para dosen selama masa studi menjadi alasan yang membuatnya ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral di kampus tersebut.
Menurut Anang, pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada perolehan gelar akademik. Ia memandang ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk memperluas kontribusi kepada masyarakat dan menjadi sarana untuk terus berkembang sepanjang hayat.
Pilihan keluarga 3A menempuh pendidikan di UNAIR juga didasarkan pada kualitas lingkungan akademik yang mereka rasakan selama menjalani perkuliahan. Dukungan kampus dan tenaga pengajar disebut menjadi faktor penting yang membantu proses pembelajaran hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi.
Tidak hanya menjadi bagian dari prosesi wisuda, keluarga Ashanty dan Anang turut memeriahkan acara dengan penampilan spesial di hadapan para wisudawan serta tamu undangan. Penampilan tersebut menambah suasana hangat sekaligus menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam rangkaian Wisuda Periode 262 Universitas Airlangga.
Keberhasilan Ashanty, Anang, dan Azriel menyelesaikan pendidikan tinggi secara bersamaan menjadi inspirasi bahwa semangat belajar tidak mengenal usia maupun profesi. Di tengah kesibukan sebagai figur publik, ketiganya menunjukkan komitmen terhadap pendidikan dan pengembangan diri, sekaligus membuktikan bahwa pencapaian akademik dapat diraih melalui konsistensi, kerja keras, dan dukungan keluarga. (hdl)


as a preferred source on Google




