Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»7 Cara Mengatur Screen Time Anak Saat Liburan Sekolah agar Tetap Sehat dan Produktif

7 Cara Mengatur Screen Time Anak Saat Liburan Sekolah agar Tetap Sehat dan Produktif

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 22 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Liburan sekolah sering menjadi momen yang dinanti anak-anak. Namun, di balik waktu luang yang lebih banyak, ada satu tantangan yang kerap dihadapi orang tua, yaitu meningkatnya penggunaan gadget.

Tanpa jadwal belajar yang teratur, anak cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain gim, menonton video, atau berselancar di media sosial. Jika tidak diatur dengan baik, kebiasaan ini dapat mengurangi aktivitas fisik, mengganggu pola tidur, hingga memengaruhi interaksi sosial anak.

Karena itu, orang tua perlu membantu anak membangun kebiasaan digital yang sehat selama masa liburan. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan agar penggunaan gadget tetap seimbang tanpa mengurangi keseruan liburan.

1. Buat Aturan Screen Time Sejak Awal Liburan

Langkah pertama yang penting dilakukan adalah menyepakati aturan penggunaan gadget sejak awal masa liburan.

Libatkan anak dalam diskusi mengenai durasi penggunaan gadget setiap hari. Dengan begitu, anak akan merasa dihargai dan lebih mudah menerima aturan yang dibuat bersama.

Orang tua juga dapat menentukan waktu khusus untuk menggunakan gadget, misalnya setelah menyelesaikan tugas rumah, membaca buku, atau beraktivitas di luar ruangan.

2. Susun Jadwal Aktivitas Harian

Anak cenderung lebih sering menggunakan gadget ketika tidak memiliki kegiatan lain yang menarik.

Untuk mengatasinya, buatlah jadwal harian sederhana yang berisi berbagai aktivitas selama liburan. Jadwal tersebut bisa mencakup waktu bangun pagi, olahraga ringan, membaca, bermain, membantu pekerjaan rumah, hingga waktu berkumpul bersama keluarga.

Baca Juga:  Ide Permainan Kreatif Anak Saat Liburan Sekolah di Rumah, Seru dan Edukatif

Dengan aktivitas yang terstruktur, anak tidak akan menjadikan gadget sebagai satu-satunya sumber hiburan.

3. Terapkan Zona Bebas Gadget

Membuat area atau waktu tertentu tanpa gadget dapat membantu anak belajar mengendalikan penggunaan teknologi.

Misalnya, tidak menggunakan ponsel saat makan bersama keluarga, tidak membawa gadget ke kamar tidur, atau menghentikan penggunaan layar setidaknya satu jam sebelum tidur.

Kebiasaan ini juga membantu meningkatkan kualitas komunikasi dalam keluarga dan menjaga pola tidur anak tetap sehat.

4. Sediakan Aktivitas Alternatif yang Menarik

Membatasi gadget akan lebih mudah jika anak memiliki kegiatan pengganti yang menyenangkan.

Orang tua dapat mengajak anak melakukan berbagai aktivitas seperti memasak, berkebun, membuat kerajinan tangan, bermain permainan tradisional, bersepeda, atau mengunjungi taman dan perpustakaan.

Semakin banyak pengalaman baru yang didapatkan anak selama liburan, semakin kecil kemungkinan mereka bergantung pada gadget.

5. Pilih Konten Digital yang Berkualitas

Tidak semua waktu di depan layar berdampak buruk bagi anak. Yang terpenting adalah memastikan konten yang diakses sesuai dengan usia dan memberikan manfaat.

Pilih aplikasi edukasi, video pembelajaran, atau permainan yang dapat mengasah kreativitas dan kemampuan berpikir anak.

Orang tua juga dapat memanfaatkan fitur parental control untuk memantau aplikasi, situs web, maupun video yang diakses anak selama menggunakan gadget.

6. Berikan Contoh Penggunaan Gadget yang Sehat

Baca Juga:  Atasi Canggung! Simak 6 Tips Tetap Profesional Bekerja Satu Kantor dengan Mantan Pacar

Anak merupakan peniru ulung. Mereka cenderung mengikuti kebiasaan yang dilakukan orang tua setiap hari.

Jika orang tua terus-menerus menggunakan ponsel saat bersama keluarga, anak akan sulit memahami mengapa mereka harus membatasi screen time.

Karena itu, mulailah dari diri sendiri. Letakkan ponsel saat makan bersama, ketika berbicara dengan anak, atau saat melakukan aktivitas keluarga lainnya.

7. Fokus pada Keseimbangan, Bukan Larangan Total

Melarang anak menggunakan gadget sepenuhnya bukanlah solusi yang ideal. Selain berpotensi memicu konflik, larangan total juga dapat membuat anak semakin penasaran terhadap teknologi.

Pendekatan yang lebih efektif adalah mengajarkan anak cara menggunakan gadget secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, mereka belajar mengelola waktu dan memahami kapan harus menggunakan teknologi serta kapan harus beristirahat dari layar.

Liburan sekolah seharusnya menjadi kesempatan bagi anak untuk beristirahat dari rutinitas akademik, mengeksplorasi hal-hal baru, dan mempererat hubungan dengan keluarga.

Penggunaan gadget yang terkontrol bukan berarti menghilangkan kesenangan anak, melainkan membantu mereka mendapatkan pengalaman liburan yang lebih seimbang. Dengan pendampingan yang tepat dari orang tua, teknologi dapat menjadi sarana belajar dan hiburan yang bermanfaat tanpa mengganggu tumbuh kembang anak. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
kesehatan anak liburan sekolah penggunaan gadget anak screen time anak tips parenting
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Mengenal Zillennial, Generasi yang Berada di Antara Millennial dan Gen Z

22 Juni 2026 Lifestyle
teh kopi

Fakta Medis Teh Hijau: Bantu Kendalikan Tekanan Darah, Kolesterol, dan Gula Darah Secara Alami

20 Juni 2026 Lifestyle

5 Alasan Mengapa Gaya Hidup Harus Disesuaikan dengan Kemampuan, Jangan Sampai Terjebak Gengsi

19 Juni 2026 Lifestyle

Cara Menagih Hutang dengan Sopan Tanpa Menimbulkan Konflik

19 Juni 2026 Lifestyle

4 Minuman yang Aman Dikonsumsi Malam Hari, Bantu Tubuh Lebih Nyenyak

19 Juni 2026 Lifestyle

Cara Membuat Es Americano Tanpa Mesin Espresso, Praktis dan Rasanya Mirip Kafe

18 Juni 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

7 Cara Mengatur Screen Time Anak Saat Liburan Sekolah agar Tetap Sehat dan Produktif

22 Juni 2026
Berita Terbaru
Khofifah menegaskan ketahanan keluarga menjadi fondasi generasi unggul saat menghadiri gala premiere film Jangan Buang Ibu di Surabaya.

Khofifah Hadiri Gala Premiere Film Jangan Buang Ibu, Soroti Ketahanan Keluarga sebagai Pilar Bangsa

21 Juni 2026
Pemkot Surabaya mendukung penuh SWF 2026 dan berencana memasukkannya ke kalender event tahunan untuk mendorong industri pernikahan dan ekonomi lokal.

Pemkot Surabaya Dukung SWF 2026 Jadi Agenda Tahunan, Dorong Industri Pernikahan dan Ekonomi Lokal

20 Juni 2026
teh kopi

Fakta Medis Teh Hijau: Bantu Kendalikan Tekanan Darah, Kolesterol, dan Gula Darah Secara Alami

20 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

20 Juni 2026
Lomba Bertutur Bojonegoro 2026,budaya literasi Bojonegoro,Dispusip Bojonegoro,Cantika Wahono,siswa SD MI Bojonegoro

Lomba Bertutur Bojonegoro 2026 Cetak Generasi Literat, SDN Kedungbondo 2 Raih Juara Pertama

20 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.