Surabaya (beritajatim.id) – JAECOO resmi memperkenalkan J7 SHS (Super Hybrid System) ke pasar Jawa Timur melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2025 di Grand City Convention and Exhibition. Kehadiran ini menjadi langkah penting setelah sukses lebih dulu diluncurkan di GIIAS Tangerang.
Mengusung konsep mobilitas cerdas, JAECOO J7 SHS memadukan teknologi New Energy Vehicle (NEV), performa tinggi, dan efisiensi berkendara. Country Director JAECOO Indonesia, Max Zhou, menyebutkan bahwa perusahaan menargetkan penjualan konservatif sebesar 50 unit per bulan di wilayah Surabaya dan Malang.
“Fokus utama kami saat ini adalah edukasi dan branding. Kami ingin JAECOO dikenal lebih luas, tidak hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh Indonesia,” ujar Zhou.
Teknologi Cerdas dengan Efisiensi Tinggi
JAECOO J7 SHS hadir dengan sistem elektrifikasi berbasis Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.300 km dalam sekali pengisian bahan bakar dan baterai. Untuk mode listrik murni (EV), mobil dapat berjalan sejauh 100 km, menjadikannya pilihan ideal untuk mobilitas harian bebas emisi.
“Teknologi SHS menawarkan paket lengkap: Smart Hybrid, Smart Safety, dan Smart Features,” jelas Zhou.
Selain J7 SHS, JAECOO juga memamerkan lini produk lainnya, seperti J7 AWD, SUV off-road J8 SHS ARDIS, serta J5 EV, mobil listrik murni pertama mereka.
Perkuat Jaringan di Jawa Timur
Untuk mendukung kehadirannya di pasar Jatim, JAECOO akan membuka dealer baru di Jalan Kenjeran, Surabaya. Dealer ini dirancang sebagai pusat layanan premium, baik untuk penjualan maupun purna jual.
Selama pameran GIIAS Surabaya 2025, JAECOO memberikan penawaran harga spesial:
- JAECOO J7 SHS: Rp510.400.000, bonus wall charger dan garansi menarik.
- JAECOO J7 AWD: Rp560.400.000, bonus akses IoV gratis.
- JAECOO J8 SHS ARDIS (pre-booking): Rp850.000.000, bonus perawatan seumur hidup.
Dengan strategi agresif dan dukungan layanan premium, JAECOO optimistis mampu merebut hati konsumen otomotif Indonesia, khususnya di Jawa Timur. (ren)


as a preferred source on Google




