Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Pemerintah Ambil Langkah Cepat Atasi Krisis Ubi Kayu di Lampung

Pemerintah Ambil Langkah Cepat Atasi Krisis Ubi Kayu di Lampung

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Ekonomi 18 September 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Lampung (beritajatim.id) – Permasalahan ubi kayu yang melanda petani di Lampung hampir setahun terakhir akhirnya mendapat perhatian serius pemerintah pusat. Harga jual ubi kayu yang sempat terpuruk di kisaran Rp600–Rp700 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi sekitar Rp740 per kilogram, membuat petani merugi besar.

Krisis ini tidak hanya menekan petani, tetapi juga memukul industri hulu seperti pabrik tepung tapioka, serta berdampak pada rantai pasok industri hilir di sektor makanan, minuman, hingga kertas.

Pemerintah Gelar Rakornis

Untuk mencari solusi cepat, pemerintah menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (17/9/2025). Rapat dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan dihadiri sejumlah kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perwakilan petani, hingga pelaku industri hulu dan hilir.

Hasil Rakornis menghasilkan empat poin kesepakatan utama:

  • Pembatasan impor tepung tapioka dengan aturan Lartas (Larangan/Pembatasan), API-P, Neraca Komoditas, dan izin PI (Persetujuan Impor) dari Kemenperin.
  • Penerapan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atau safeguards untuk mengendalikan impor, dengan BMTP sementara diberlakukan terlebih dahulu.
  • Penetapan harga acuan ubi kayu dan tepung tapioka melalui keputusan menteri terkait untuk menjaga stabilitas harga.
  • Standarisasi timbangan dan kadar aci yang akan diatur oleh Kemendag guna menjamin kepastian transaksi antara petani dan industri.

Komitmen Pemerintah

Usai Rakornis, Menko Airlangga bertemu Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, DPRD, bupati, serta perwakilan petani yang dipimpin Ketua PPUKI, Dasrul Aswin.

Baca Juga:  Jawa Barat Catat Inflasi 0,35 Persen di Desember 2024, Tertinggi di Kota Sukabumi

Airlangga menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga keberlangsungan usaha petani ubi kayu, industri tepung tapioka, dan industri hilir yang menjadi pilar penting ekonomi Lampung.

“Kami akan terus membantu petani dalam menyelesaikan permasalahan ubi kayu dan menjaga industri terkait yang menopang pertumbuhan ekonomi di Lampung,” ujar Airlangga.

Respons Daerah

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik keputusan bersama yang dihasilkan Rakornis.

“Kami sangat berharap kebijakan ini benar-benar menjadi solusi. Permasalahan ubi kayu sudah terlalu lama membebani petani dan industri di Lampung, yang berdampak besar pada perekonomian daerah,” ungkapnya.

Pertemuan ditutup dengan penegasan kembali oleh Menko Airlangga bahwa ekonomi Lampung memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional. Ia memastikan koordinasi lintas kementerian akan segera ditindaklanjuti agar solusi bisa berjalan efektif di lapangan. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.