Surabaya (beritajatim.id) – Persaingan gelar Juara Dunia Formula 1 2025 dipastikan berlangsung hingga seri terakhir di Abu Dhabi akhir pekan ini. Kepastian itu muncul setelah pembalap McLaren, Lando Norris, hanya mampu finis di posisi keempat pada Grand Prix Qatar.
Pada balapan di Sirkuit Lusail, Norris harus puas berada di belakang dua rival utamanya. Max Verstappen (Red Bull) tampil dominan dan keluar sebagai pemenang, sementara rekan setim Norris di McLaren, Oscar Piastri, finis di posisi kedua.
Meski peluang Norris dan Piastri masih terbuka, keduanya mengakui bahwa hasil di Qatar sangat jauh dari harapan. McLaren sebenarnya berada dalam posisi ideal untuk memenangkan balapan, terutama lewat Piastri yang tampil kuat sejak sesi kualifikasi, sprint, hingga memimpin awal jalannya race.
Namun keputusan strategis McLaren yang tidak melakukan pit stop ketika safety car keluar di awal balapan justru menjadi titik balik. Strategi itu memberi peluang bagi Verstappen untuk mengambil alih posisi terdepan dan mempertahankannya hingga garis finis.
Norris bahkan hampir turun ke posisi kelima. Beruntung, dua lap menjelang finis, pembalap Mercedes Kimi Antonelli melakukan kesalahan dan melebar, sehingga Norris bisa menyalip dengan mudah dan mengamankan posisi keempat. Tambahan dua poin itu sangat krusial, mengingat Norris kini hanya unggul 12 poin dari Verstappen dan 16 poin dari Piastri di klasemen.
Insiden tersebut memicu reaksi keras dari penasihat Red Bull, Helmut Marko, yang menuding Antonelli sengaja membuka jalan bagi Norris.
Sementara itu, kemenangan di Qatar membuat Verstappen memangkas selisih poin dari Norris, dari sebelumnya 24 menjadi 12 poin. Juara dunia empat kali itu kini semakin bersemangat menatap seri pamungkas di Abu Dhabi, yang bakal menjadi penentu gelar juara Formula 1 2025. (aga)


as a preferred source on Google




