Madrid (beritajatim.id) – Posisi Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid dikabarkan berada dalam tekanan serius menyusul performa kurang meyakinkan Los Blancos pada awal musim 2025–2026. Mantan gelandang legendaris Madrid tersebut dinilai belum mampu mengoptimalkan potensi skuad sejak ditunjuk menggantikan pelatih sebelumnya usai meninggalkan Bayer Leverkusen pada musim panas lalu.
Manajemen Real Madrid disebut tengah mengevaluasi kinerja tim jelang jeda musim dingin. Kekalahan dalam salah satu dari tiga laga tersisa sebelum paruh musim dikabarkan dapat mempercepat keputusan klub untuk mengakhiri kerja sama dengan Alonso lebih cepat dari rencana awal.
Situasi ini turut berdampak pada dinamika ruang ganti, di mana sejumlah pemain dilaporkan tidak sepenuhnya puas dengan kebijakan Alonso. Salah satu nama yang mencuat adalah penyerang muda asal Brasil, Endrick Felipe, yang kesulitan mendapatkan menit bermain setelah pulih dari cedera.
Sepanjang musim ini, Alonso lebih sering memilih Gonzalo Garcia sebagai pelapis Kylian Mbappe di posisi penyerang tengah. Keputusan tersebut membuat Endrick minim kesempatan tampil, sehingga mendorong Real Madrid menyetujui rencana peminjaman sang pemain ke Olympique Lyon pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Meski sempat muncul spekulasi bahwa kesepakatan peminjaman tersebut bisa dibatalkan apabila Alonso meninggalkan kursi pelatih, laporan media Spanyol menyebutkan bahwa rencana Endrick menuju Lyon tidak akan berubah. Manajemen Real Madrid memastikan penyerang berusia 19 tahun itu tetap akan meninggalkan Santiago Bernabeu pada Januari mendatang.
Pihak klub menilai peminjaman ke Lyon merupakan langkah strategis bagi perkembangan Endrick. Dengan menit bermain yang lebih konsisten, pemain internasional Brasil itu diharapkan dapat menjaga peluangnya untuk masuk skuad tim nasional Brasil pada Piala Dunia musim panas mendatang. Real Madrid juga menilai kesepakatan ini menguntungkan semua pihak, terlepas dari siapa yang akan menukangi tim di paruh kedua musim.
Dalam penilaian internal, Xabi Alonso disebut memiliki pandangan teknis yang berbeda terhadap Endrick, dengan menempatkannya sebagai pemain dinamis ketimbang penyerang murni di kotak penalti. Namun pendekatan tersebut tidak memengaruhi keputusan klub terkait peminjaman sang pemain.
Endrick dipastikan tidak akan tampil lagi di La Liga musim ini karena harus menjalani sanksi larangan bermain pada laga melawan Alaves dan Sevilla. Ia masih berpeluang tampil di ajang Copa del Rey pada pertengahan pekan, yang berpotensi menjadi penampilan terakhirnya bersama Real Madrid sebelum resmi bergabung dengan Lyon pada awal Januari.
Perkembangan ini menegaskan bahwa meski masa depan Xabi Alonso masih diselimuti ketidakpastian, Real Madrid tetap berpegang pada rencana jangka panjang untuk pengembangan pemain muda, termasuk Endrick Felipe. (aga)


as a preferred source on Google




