Surabaya (beritajatim.id) – Gol penyeimbang Chelsea pada masa injury time saat menghadapi Manchester City menjadi salah satu momen krusial dalam perburuan gelar Liga Inggris musim 2025/2026. Laga yang berlangsung di Etihad Stadium itu berakhir imbang 1-1, hasil yang berdampak besar pada peta persaingan papan atas Premier League.
Manchester City sejatinya berada di ambang kemenangan. Pasukan Pep Guardiola hampir memastikan kemenangan kandang kesembilan secara beruntun di liga, hasil yang sangat dibutuhkan untuk terus menekan Arsenal di puncak klasemen.
Namun, situasi berubah drastis pada menit ke-94. Enzo Fernandez muncul di tiang jauh dan sukses memanfaatkan peluang untuk menjebol gawang City. Gol tersebut membungkam publik Etihad sekaligus memicu euforia suporter Chelsea yang hadir di stadion.
Hasil imbang ini membuat para pemain Man City harus menelan kekecewaan. Tambahan satu poin terasa pahit, mengingat mereka sebelumnya juga gagal meraih kemenangan saat hanya bermain imbang melawan Sunderland. Dalam dua laga terakhir, City kehilangan empat poin penting.
Kondisi tersebut menguntungkan Arsenal. Tim asal London Utara itu kini memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Manchester City dan Aston Villa yang berada di posisi kedua dan ketiga.
Pep Guardiola tak menampik rasa kecewa atas hasil tersebut. Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu menegaskan fokus timnya kini tertuju pada laga berikutnya.
Guardiola menilai performa timnya sebenarnya tidak buruk. Ia menyebut City tampil dominan dan menciptakan banyak peluang, namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
Ia juga tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Menurutnya, Manchester City bermain sangat solid saat menghadapi Chelsea, meski hasil akhir tak sesuai harapan.
Di sisi lain, Guardiola mulai mendapat sorotan karena Erling Haaland kembali gagal mencetak gol. Penyerang andalan City itu tercatat belum mencatatkan namanya di papan skor dalam tiga pertandingan liga secara beruntun, situasi yang bisa menjadi perhatian serius dalam perburuan gelar juara. (aga)


as a preferred source on Google




