Solo (beritajatim.id) – Juara bertahan kembali tersungkur. Dewa United harus mengakui keunggulan Kesatria Bengawan Solo dengan skor 84-95 dalam lanjutan IBL 2026 di Sritex Arena. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Dewa United sejak menyandang status kampiun IBL 2025.
Sejak tip-off, Kesatria tampil dominan dan tak pernah tertinggal. Mereka langsung mengontrol permainan tanpa memberi kesempatan Dewa United menyamakan skor. Ketajaman serangan menjadi kunci, dengan total 36 tembakan masuk dari 77 percobaan serta 10 tripoin dengan akurasi 37 persen.
Kesatria bahkan sempat membuka jarak hingga 19 poin di kuarter pertama. Keunggulan itu terus terjaga dengan margin minimal lima poin hingga tiga kuarter berikutnya. Memasuki kuarter keempat, Dewa United mulai kehabisan energi dan hanya mampu mencetak 17 poin.
Dominasi di area paint menjadi pembeda. Kesatria mengumpulkan 48 poin dari dalam area, setara setengah dari total angka mereka di laga ini. Rashad Vaughn tampil impresif dengan 30 poin, 6 rebound, dan 6 assist dalam 35 menit bermain. Ia mencatatkan 12 dari 25 tembakan sukses.
Kontribusi besar juga datang dari Kentrell Barkley yang membukukan double-double 25 poin dan 21 rebound. Deon Thompson turut menyumbang 9 poin dan 19 rebound, sementara Avan Seputra menambahkan 14 poin dengan akurasi 50 persen dari total 10 percobaan tembakan.
Di kubu Dewa United, absennya Joshua Ibarra cukup terasa. Meski begitu, lima pemain mereka tetap mencetak dua digit angka. Donell Cooper II nyaris mencatat triple-double dengan 19 poin, 13 assist, dan 9 rebound.
Dio Tirta Saputra tampil selama 27 menit dan menghasilkan 19 poin serta 5 rebound dari 7/19 tembakan. Rio Disi mencetak 16 poin dengan hanya dua kali gagal dari sembilan percobaan. Patrick Nikolas menyumbang 11 poin, disusul Erick Ibrahim Junior dengan 10 poin, 8 rebound, dan 3 assist.
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Kesatria Bengawan Solo yang kini mencatat tiga kemenangan beruntun dan memperbaiki rekor menjadi 3-6. Sementara Dewa United (5-2) harus kembali mengevaluasi performa setelah sebelumnya juga kalah di awal musim dari Pelita Jaya. (aga)


as a preferred source on Google




