Surabaya (beritajatim.id) – Kantor Regional FIBA Asia resmi mengumumkan daftar tim peserta dan jadwal kompetisi Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026. Kompetisi antarklub ini berada di bawah naungan FIBA dan melibatkan tim-tim terbaik dari federasi nasional sub-zona Asia Tenggara dan Asia Timur.
Musim 2026 menghadirkan sejumlah dinamika baru, termasuk kembalinya wakil Hong Kong, serta debut tim Indonesia yang berbeda dibanding dua edisi sebelumnya.
Salah satu sorotan utama adalah kembalinya South China dari Hong Kong setelah absen satu musim. Klub legendaris tersebut datang dengan modal kuat usai merebut gelar ke-17 di Divisi A1 Hong Kong musim lalu. Sebelumnya, wakil Hong Kong di ajang ini adalah Hong Kong Eastern yang tampil pada edisi perdana dua tahun silam.
South China akan bersaing di Grup B bersama juara bertahan Ulaanbaatar Xac Broncos, serta dua kekuatan asal Chinese Taipei, New Taipei Kings dan Taoyuan Pauian Pilots.
Broncos tampil impresif dalam dua musim terakhir. Selain meraih dua gelar liga domestik beruntun, mereka menundukkan Taoyuan Pauian Pilots di final BCL Asia-East 2025. Kedua tim tersebut kemudian melaju ke BCL Asia 2025, dengan Broncos mencatatkan sejarah lewat finis di posisi ketiga tingkat Asia.
Sementara itu, Grup A BCL Asia-East 2026 menghadirkan sejumlah perubahan komposisi. Wakil Indonesia kini diemban oleh Dewa United Banten, yang menjalani debut di ajang ini menggantikan Pelita Jaya Jakarta.
Pelita Jaya sebelumnya mencatat kiprah konsisten dalam dua musim awal, bahkan menjadi salah satu tim yang menembus BCL Asia bersama NS Matrix Deers dua musim lalu sebelum finis ketiga pada edisi berikutnya.
Malaysia kini juga mengirim wakil baru, Johor Southern Tigers, yang baru saja menjuarai Major Basketball League untuk pertama kalinya setelah dua musim sebelumnya selalu kalah di final dari NS Matrix.
Grup A turut diperkuat juara Thailand, Hi-Tech Basketball Club. Klub tersebut berambisi memperbaiki capaian setelah dua partisipasi sebelumnya berakhir di babak awal dan fase grup.
Dewa United dijadwalkan menjalani dua laga pada Maret mendatang dalam rangkaian BCL Asia-East 2026. Mereka akan menjamu Hi-Tech pada 27 Maret, lalu bertandang ke markas Johor Southern Tigers pada 29 Maret.
Di kompetisi domestik, Dewa United hanya memiliki satu agenda tandang pada periode yang sama, yakni menghadapi Pacific Caesar Surabaya dalam lanjutan IBL GoPay 2026 pada 8 Maret.
Partisipasi Dewa United di level Asia menjadi momentum penting bagi klub tersebut sekaligus memperkuat eksistensi basket Indonesia di panggung regional. Dengan komposisi grup yang kompetitif, persaingan BCL Asia-East 2026 diprediksi berlangsung ketat sejak fase awal. (aga)


as a preferred source on Google




