Surabaya (beritajatim.id) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan apresiasi sekaligus catatan penting terhadap performa pemain muda, Toni Firmansyah.
Meski dinilai tampil konsisten, Toni disebut masih memiliki kelemahan dalam hal disiplin, terutama terkait kartu kuning.
Tavares mengungkapkan bahwa Toni merupakan salah satu pemain muda yang menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim ini. Gelandang asal Surabaya tersebut hampir selalu dipercaya sebagai starter, terlepas dari siapa pun pelatih yang menangani tim.
Dari total 30 pertandingan yang dijalani Persebaya, Toni tercatat tampil dalam 24 laga. Ia hanya absen saat mendapat panggilan membela Timnas U-22 Indonesia di ajang SEA Games 2025.
“Toni menunjukkan konsistensi di pertandingan-pertandingan terakhir,” ujar Tavares. “Dia mendapat kesempatan, dan dia mengambil kesempatan itu.”
Pelatih asal Portugal itu juga menilai Toni sebagai sosok pekerja keras, baik saat latihan maupun di pertandingan. Hal ini menjadi alasan utama tim pelatih terus memberikan kepercayaan kepada pemain muda tersebut.
“Kita suka bertaruh pada pemain muda. Toni akan bermain,” kata Tavares menegaskan.
Namun demikian, Tavares tidak menutup mata terhadap kelemahan yang dimiliki Toni. Ia menyoroti kebiasaan sang pemain yang kerap menerima kartu kuning dalam pertandingan.
Dari 24 laga yang telah dijalani, Toni tercatat melakukan 34 pelanggaran dan mengoleksi delapan kartu kuning. Catatan ini dinilai bisa merugikan tim jika tidak segera diperbaiki.
“Sayangnya, sangat mudah baginya untuk mendapat kartu kuning,” ungkap Tavares.
Menurutnya, disiplin bermain menjadi hal krusial, terlebih Persebaya masih menyisakan empat pertandingan penting di akhir musim. Ia berharap Toni mampu memperbaiki aspek tersebut demi menjaga stabilitas tim.
Selain itu, Tavares juga mengingatkan bahwa persaingan di dalam skuad semakin ketat. Setiap pemain harus terus bekerja keras untuk mendapatkan menit bermain.
“Dia harus bekerja keras, jangan bersantai, karena saat kamu bersantai pemain lain sedang bekerja keras,” tutup Tavares. (ted)


as a preferred source on Google




