Surabaya (beritajatim.id) – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, semakin menunjukkan perkembangan signifikan jelang lanjutan musim Moto3 2026. Bersama Honda Team Asia, Veda datang ke seri berikutnya di Sirkuit Mugello, Italia, dengan modal kepercayaan diri yang terus meningkat setelah rangkaian performa positif di ajang junior.
Performa konsisten yang ditunjukkan Veda di beberapa balapan terakhir menjadi sinyal bahwa adaptasinya terhadap motor dan persaingan ketat Moto3 berjalan ke arah yang tepat. Ia kini tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada peningkatan komunikasi teknis dengan tim dan penguatan gaya balapnya.
Sejak awal musim, Veda Ega Pratama terus melakukan penyesuaian terhadap motor Moto3 yang digunakan bersama Honda Team Asia. Menurut sumber dari tim, pembalap asal Indonesia tersebut menunjukkan progres dalam memahami karakter motor serta meningkatkan feeling saat berada di lintasan.
Peningkatan tersebut terlihat dari semakin stabilnya performa Veda di sesi latihan hingga balapan. Ia juga mulai lebih percaya diri dalam mengambil keputusan di lintasan, terutama saat menghadapi duel ketat di grup tengah.
Pihak tim menilai komunikasi antara Veda dan mekanik kini berjalan lebih efektif, yang berdampak langsung pada peningkatan setelan motor di setiap seri.
Salah satu faktor penting yang memperkuat mental Veda adalah performanya di ajang Red Bull Rookies Cup 2025. Di sirkuit yang sama, Mugello, ia sebelumnya berhasil mencatat hasil yang cukup menjanjikan.
Pengalaman tersebut membuat Veda lebih memahami karakter sirkuit yang dikenal teknikal dan cepat. Kombinasi trek panjang, tikungan cepat, serta perubahan elevasi membuat Mugello menjadi salah satu lintasan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan strategi balap matang.
Pengalaman di level junior tersebut menjadi bekal penting saat kini ia bersaing di level Moto3 yang jauh lebih kompetitif.
Sirkuit Mugello memang kerap disebut sebagai salah satu trek favorit banyak pembalap muda karena karakter balapnya yang menantang. Hal ini juga dirasakan oleh Veda Ega Pratama yang menilai Mugello sebagai lintasan dengan ritme cepat dan menuntut teknik tinggi.
Karakter sirkuit yang mengalir cepat membuat pembalap harus memiliki konsistensi dalam menjaga racing line serta keberanian dalam melakukan overtake. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Veda untuk menunjukkan kemampuannya di level dunia.
Menjelang balapan di Mugello, Veda Ega Pratama bersama tim Honda Team Asia tidak memasang target berlebihan. Fokus utama saat ini adalah menjaga konsistensi performa dan menyelesaikan balapan dengan hasil yang kompetitif.
Peningkatan di setiap sesi latihan bebas menjadi indikator utama bagi tim untuk mengevaluasi perkembangan pembalap muda Indonesia tersebut. Selain itu, kemampuan Veda dalam beradaptasi dengan kondisi balapan juga menjadi aspek penting yang terus diasah.
Tim menilai bahwa perkembangan Veda berjalan ke arah positif, terutama dari sisi mental balap dan pemahaman strategi selama race berlangsung.
Dengan usia yang masih muda, Veda Ega Pratama dipandang sebagai salah satu talenta potensial Indonesia di kancah balap dunia. Perjalanan panjang di Moto3 2026 menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karier profesionalnya.
Jika tren peningkatan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Veda akan menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam persaingan Moto3 di masa mendatang.
Balapan di Mugello akan menjadi ujian penting bagi Veda Ega Pratama. Dengan dukungan Honda Team Asia, pengalaman dari Red Bull Rookies Cup, serta perkembangan performa yang stabil, pembalap muda Indonesia ini memiliki peluang untuk kembali mencatat hasil positif di Moto3 2026. (aga)


as a preferred source on Google




