Barcelona (beritajatim.id) – Saga transfer penyerang bintang Julian Alvarez semakin memanas setelah muncul perbedaan klaim antara Barcelona dan Atletico Madrid terkait upaya perekrutan pemain asal Argentina tersebut pada bursa transfer musim panas 2026.
Barcelona dikabarkan telah mengajukan tawaran pembuka senilai 100 juta euro atau sekitar Rp1,7 triliun untuk mendapatkan jasa Alvarez. Namun, Atletico Madrid secara terbuka membantah kabar tersebut dan bahkan menyindir rumor yang beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial resmi klub.
Sebelumnya, berbagai media Spanyol melaporkan bahwa Barcelona telah mengirim proposal resmi kepada Atletico Madrid pada Jumat lalu sebagai langkah awal negosiasi. Kabar itu langsung menjadi perhatian publik mengingat Alvarez saat ini merupakan salah satu aset paling berharga yang dimiliki klub ibu kota Spanyol tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, Atletico Madrid mengambil langkah tidak biasa dengan menerbitkan serangkaian pernyataan bernada sindiran. Klub berjuluk Los Colchoneros itu menegaskan tidak pernah menerima tawaran apa pun dari Barcelona dan menekankan bahwa Alvarez bukan pemain yang tersedia untuk dijual.
Atletico juga mengingatkan bahwa kontrak Alvarez masih dilindungi klausul pelepasan yang sangat tinggi, yakni mencapai 500 juta euro. Nilai tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa klub tidak memiliki niat melepas sang penyerang dalam waktu dekat.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan versi berbeda dari kubu Barcelona. Sejumlah sumber internal klub yang diklaim memiliki kredibilitas tinggi menyatakan bahwa tawaran senilai 100 juta euro memang telah dikirimkan secara resmi kepada Direktur Olahraga Atletico Madrid, Mateu Alemany, melalui surat elektronik pada hari yang sama ketika rumor tersebut pertama kali mencuat.
Meski demikian, Barcelona disebut tidak ingin memperpanjang polemik di ruang publik. Manajemen Blaugrana memilih tetap fokus pada proses transfer dan menghindari perang pernyataan dengan rival domestiknya tersebut.
Sikap Atletico Madrid yang secara terbuka menolak rumor transfer membuat peluang Barcelona untuk mendapatkan Alvarez terlihat semakin sulit. Banyak pengamat menilai langkah Atletico mengeluarkan bantahan resmi menunjukkan keyakinan bahwa pemain berusia 26 tahun itu tidak akan meninggalkan Stadion Metropolitano dalam waktu dekat.
Di sisi lain, kebutuhan Barcelona untuk mencari penyerang tengah baru masih menjadi prioritas utama. Alvarez disebut berada di posisi teratas daftar incaran klub Catalan tersebut untuk memperkuat lini depan dalam proyek jangka panjang mereka.
Meski demikian, faktor finansial diyakini akan menjadi penentu utama. Barcelona disebut memiliki batas maksimal nilai transfer yang siap mereka keluarkan. Apabila negosiasi tidak menunjukkan perkembangan atau harga yang diminta Atletico dianggap terlalu tinggi, klub kemungkinan akan mengalihkan fokus ke target lain yang lebih realistis.
Hingga saat ini belum ada indikasi bahwa Atletico Madrid bersedia membuka pembicaraan resmi terkait transfer Alvarez. Dengan kontrak jangka panjang dan klausul pelepasan fantastis yang dimiliki sang pemain, jalan Barcelona untuk memboyong salah satu striker terbaik Argentina saat ini masih terjal.
Situasi tersebut menjadikan Julian Alvarez sebagai salah satu nama yang paling menarik untuk dipantau pada bursa transfer musim panas 2026, terutama karena persaingan antara dua raksasa La Liga itu berpotensi menghadirkan drama baru dalam beberapa pekan mendatang. (aga)


as a preferred source on Google




