Mojokerto (beritajatim.id) – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa meninjau langsung proyek pembangunan jalan cor di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Selasa (9/6). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target sekaligus menjawab harapan masyarakat terkait peningkatan akses transportasi di wilayah tersebut.
Kehadiran kepala daerah yang akrab disapa Gus Bupati itu didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah, Camat Jetis, serta Kepala Desa Lakardowo. Peninjauan lapangan juga disambut antusias warga yang selama ini memanfaatkan ruas jalan tersebut sebagai jalur utama aktivitas sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto atas pembangunan infrastruktur yang dinilai memberikan manfaat besar bagi mobilitas masyarakat. Mereka juga berharap pembangunan dapat diteruskan hingga seluruh ruas Lakardowo-Parengan tersambung secara menyeluruh.
Menanggapi aspirasi tersebut, Muhammad Albarraa memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pembangunan lanjutan pada tahun 2027. Menurutnya, proyek yang saat ini dikerjakan sudah mendekati tahap penyelesaian dengan progres mencapai sekitar 88 persen.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, masih terdapat beberapa bagian yang membutuhkan penyelesaian akhir. Pemkab Mojokerto akan terus melakukan pengawasan agar kualitas pekerjaan sesuai standar dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Pada tahun ini, pembangunan jalan cor Lakardowo-Parengan mencakup panjang sekitar 1,2 kilometer dengan nilai anggaran mencapai Rp4,6 miliar. Proyek tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Muhammad Albarraa menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu sektor prioritas karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga. Akses jalan yang lebih baik dinilai mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar mobilitas penduduk, serta membuka peluang pengembangan kawasan permukiman dan usaha baru.
Perubahan tersebut, menurutnya, mulai terlihat sejak pembangunan jalan dilakukan. Ruas yang sebelumnya hanya berupa jalan setapak kini berkembang menjadi akses yang lebih representatif dan mendorong tumbuhnya aktivitas masyarakat di sekitarnya.
Di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, Pemkab Mojokerto tetap berupaya menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Dengan progres pekerjaan yang hampir rampung dan rencana pembangunan lanjutan yang telah disiapkan, proyek jalan Lakardowo-Parengan diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu mendukung kelancaran mobilitas warga serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan Kecamatan Jetis dan sekitarnya. (tin)





