Surabaya (beritajatim.id) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus memperkuat perannya dalam pengembangan olahraga prestasi dan gaya hidup sehat masyarakat melalui peluncuran Training Ground Pickleball Academy (TGPA). Akademi yang berada di bawah pengelolaan PUI PT–Sport and Exercise Research Center, Direktorat Unesa Science Center (USC), ini menjadi bagian dari pengembangan Training Ground Sports Academy (TGSA) yang telah berjalan sejak 2023.
Training Ground Pickleball Academy resmi dibuka pada 25 November 2025 dan dipimpin oleh Sapto Wibowo sebagai Head Coach. Kehadiran akademi tersebut menandai langkah strategis Unesa dalam memperluas layanan pembinaan olahraga berbasis sport science, khususnya untuk cabang olahraga pickleball yang saat ini tengah mengalami pertumbuhan pesat di berbagai negara.
Direktur Unesa Science Center (USC), Dr. Mochamad Purnomo, S.Pd., M.Kes., menjelaskan bahwa akademi ini dirancang tidak hanya untuk mengembangkan popularitas pickleball di Surabaya, tetapi juga sebagai pusat pembinaan atlet yang mengintegrasikan pendekatan ilmiah dalam setiap tahapan latihan.
Menurut Purnomo, pembinaan yang diterapkan mengedepankan sistem pelatihan terstruktur dan modern sehingga peserta dapat berkembang tidak hanya dari sisi keterampilan bermain, tetapi juga kebugaran fisik, kesiapan mental, dan pembentukan karakter.
Sebagai akademi olahraga modern, TGPA menghadirkan sejumlah program yang dirancang untuk mendukung perkembangan peserta secara menyeluruh. Salah satu program utama adalah Fundamental Program yang berfokus pada penguasaan teknik dasar dan strategi permainan sesuai kelompok usia dan tingkat perkembangan masing-masing peserta.
Selain aspek teknis, akademi ini juga memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter melalui Program Character Building. Program tersebut menjadi bagian yang terintegrasi dalam setiap sesi latihan dengan tujuan menanamkan nilai disiplin, sportivitas, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat pantang menyerah yang penting bagi atlet muda.
TGPA juga menghadirkan Program Motoric Class yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak dan remaja. Program ini dirancang untuk mendukung tumbuh kembang peserta sekaligus memperkuat kemampuan gerak dasar yang dibutuhkan dalam berbagai aktivitas olahraga.
Keunggulan lain yang ditawarkan adalah Training Ground Special Weeks, sebuah program evaluasi dan pengembangan performa yang memberikan berbagai layanan eksklusif kepada peserta. Melalui program ini, peserta akan mengikuti Physical Fitness Test untuk mengukur tingkat kebugaran, memperoleh laporan perkembangan latihan dalam bentuk rapor, mengikuti Nutrition Class bersama ahli gizi, serta mendapatkan pemantauan perkembangan latihan secara personal.
Dalam upaya mencetak atlet berprestasi, akademi tersebut juga menyediakan wadah kompetitif melalui penyelenggaraan Internal Tournament dan TGSA Open Tournament. Kompetisi ini menjadi sarana untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang dapat mendukung perkembangan kemampuan peserta.
Dengan menggabungkan kepelatihan profesional, pengukuran performa berbasis sport science, pendidikan karakter, dan pembinaan prestasi berkelanjutan, Training Ground Pickleball Academy diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan olahraga pickleball modern di Jawa Timur.
Berlokasi di Gedung Gema, Unesa Kampus 1 Ketintang, Surabaya, akademi ini terbuka bagi anak-anak, remaja, hingga masyarakat umum yang ingin mengenal maupun mengembangkan kemampuan bermain pickleball. Kehadirannya diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet potensial masa depan, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga modern sekaligus mendorong budaya hidup aktif dan sehat di masyarakat.
Dukungan tenaga pelatih profesional, fasilitas latihan yang memadai, serta penerapan pendekatan ilmiah yang terintegrasi menjadikan Training Ground Pickleball Academy sebagai salah satu pilihan pembinaan olahraga yang menjanjikan bagi masyarakat yang ingin menekuni pickleball secara serius maupun sebagai bagian dari gaya hidup sehat. (hdl)





