Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 3 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Terbangun di tengah malam lalu sulit kembali terlelap menjadi masalah yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, hingga produktivitas keesokan harinya.

Data menunjukkan sekitar satu dari lima orang dewasa mengalami kesulitan untuk kembali tidur setelah terbangun di malam hari. Saat kondisi ini terjadi, banyak orang justru melakukan kebiasaan yang memperburuk keadaan, seperti terus melihat jam, bermain ponsel, atau menyalakan televisi.

Padahal, menurut pakar tidur dari Johns Hopkins Medicine, Luis F. Buenaver, Ph.D., ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu tubuh kembali rileks sehingga lebih mudah tertidur.

1. Hindari Terus Melihat Jam

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah berkali-kali mengecek jam atau melihat waktu di ponsel.

Kebiasaan menghitung berapa lama waktu yang telah dihabiskan dalam keadaan terjaga justru dapat meningkatkan rasa cemas dan stres. Semakin khawatir tidak bisa tidur, tubuh akan semakin sulit memasuki fase istirahat.

Karena itu, sebaiknya abaikan jam dan fokus untuk menenangkan pikiran.

2. Ciptakan Suasana Kamar yang Nyaman

Jika terbangun karena ingin ke kamar mandi, usahakan setelah kembali ke tempat tidur, kondisi kamar tetap mendukung untuk tidur.

Pastikan suhu ruangan terasa sejuk, pencahayaan minim, serta tempat tidur bersih dan nyaman. Lingkungan tidur yang kondusif membantu tubuh lebih cepat memasuki fase relaksasi.

Baca Juga:  Tips Sehat Selama Lebaran: Tetap Nikmati Opor dan Kue, Asal Seimbang

3. Lakukan Teknik Relaksasi

Apabila rasa kantuk belum juga datang, cobalah melakukan latihan relaksasi sederhana.

Salah satu teknik yang direkomendasikan adalah progressive muscle relaxation atau relaksasi otot progresif. Caranya dengan mengencangkan satu kelompok otot selama sekitar lima detik, kemudian melepaskannya secara perlahan sambil menarik napas dalam.

Latihan ini dapat dilakukan bergantian pada lengan, kaki, perut, hingga wajah. Teknik tersebut membantu mengurangi ketegangan fisik sekaligus menenangkan pikiran.

4. Bangun dari Tempat Tidur Jika Belum Mengantuk

Jika sudah cukup lama berbaring tetapi tetap tidak bisa tidur, sebaiknya jangan memaksakan diri tetap berada di tempat tidur.

Pakar menyarankan untuk berpindah ke ruangan lain dan melakukan aktivitas ringan yang menenangkan, seperti membaca buku dengan pencahayaan redup atau mendengarkan musik santai.

Hindari aktivitas yang dapat merangsang otak, seperti bekerja, membuka media sosial, atau memikirkan pekerjaan dan tagihan.

Menurut Buenaver, terlalu lama terjaga di atas tempat tidur justru membuat otak mengasosiasikan tempat tidur sebagai tempat untuk tetap terjaga, bukan untuk tidur.

5. Tetap Jalani Jadwal Tidur Seperti Biasa

Meski semalaman kurang tidur, usahakan tetap bangun pada jam yang sama keesokan harinya.

Hindari kebiasaan tidur lebih lama, tidur siang berlebihan, atau tidur terlalu awal di malam berikutnya. Menjaga jadwal tidur yang konsisten membantu mengembalikan ritme sirkadian tubuh sehingga kualitas tidur dapat membaik secara bertahap.

Baca Juga:  Fenomena Polyworking Kian Marak di Kalangan Gen Z

Terbangun sesekali di malam hari sebenarnya merupakan hal yang normal. Yang terpenting adalah bagaimana menyikapinya tanpa panik.

Mengurangi kecemasan, menjaga suasana kamar tetap nyaman, melakukan relaksasi, serta mempertahankan jadwal tidur yang konsisten merupakan langkah sederhana yang dapat membantu tubuh kembali beristirahat dengan lebih baik.

Namun, apabila kesulitan tidur terjadi hampir setiap malam selama berminggu-minggu, disertai kantuk berlebihan di siang hari atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
cara cepat tidur lagi insomnia sulit tidur
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

9 Manfaat Mewarnai bagi Anak yang Jarang Disadari, Tak Sekadar Asah Kreativitas tetapi Dukung Tumbuh Kembang

2 Juli 2026 Lifestyle

Nicholas Saputra Jadi Brand Ambassador Herbal Kemasan, Undang Perhatian Publik

26 Juni 2026 Lifestyle

7 Cara Mengatur Screen Time Anak Saat Liburan Sekolah agar Tetap Sehat dan Produktif

22 Juni 2026 Lifestyle

Mengenal Zillennial, Generasi yang Berada di Antara Millennial dan Gen Z

22 Juni 2026 Lifestyle
teh kopi

Fakta Medis Teh Hijau: Bantu Kendalikan Tekanan Darah, Kolesterol, dan Gula Darah Secara Alami

20 Juni 2026 Lifestyle

5 Alasan Mengapa Gaya Hidup Harus Disesuaikan dengan Kemampuan, Jangan Sampai Terjebak Gengsi

19 Juni 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

9 Manfaat Mewarnai bagi Anak yang Jarang Disadari, Tak Sekadar Asah Kreativitas tetapi Dukung Tumbuh Kembang

2 Juli 2026
Berita Terbaru
Anggota DPR RI Sigit Purnomo atau Pasha Ungu

Pasha Ungu Apresiasi Survei Litbang Kompas 2026, Nilai Kepercayaan Publik kepada Polri Mencerminkan Kinerja Profesional

2 Juli 2026
Eri Cahyadi menegaskan komitmen 98 wali kota anggota APEKSI mengawal Program Strategis Nasional Presiden Prabowo hingga berjalan optimal di daerah.

Tutup Rakernas APEKSI 2026, Eri Cahyadi Tegaskan Komitmen 98 Wali Kota Kawal Program Strategis Presiden Prabowo

2 Juli 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Tutup PKN II 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif

2 Juli 2026
Febri Hendri Antoni Arief

PMI Manufaktur Indonesia Turun ke 46,9, Kemenperin Perkuat Strategi Jaga Daya Saing Industri Nasional

2 Juli 2026
Selat Hormuz

AS dan Iran Gelar Pembicaraan Tidak Langsung di Doha, Fokus pada Selat Hormuz dan Gencatan Senjata Permanen

2 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.