Malang (beritajatim.id) – Arema FC terus melakukan persiapan menjelang laga pekan ke-3 BRI Super League 2025/26 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/8/2025) sore.
Meski sudah kembali dari Yogyakarta, persiapan tim sedikit terkendala karena sejumlah pemain mengalami cedera ringan dan kelelahan fisik usai laga melawan PSIM Yogyakarta, Sabtu (16/8/2025).
Pelatih Marcos Santos mengakui kondisi fisik anak asuhnya belum sepenuhnya pulih. Beberapa pemain bahkan harus mendapatkan perawatan medis setelah pertandingan terakhir.
“Persiapan untuk lawan Bhayangkara Presisi sudah kami mulai. Sayangnya ada beberapa yang mengalami cedera tapi ringan. Saya akan cek terus kondisi pemain, semoga saat pertandingan semua bisa bermain,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Dalam laga melawan PSIM, beberapa pemain seperti Valdeci Moreira, Matheus Blade, dan Betinho sempat mendapat perawatan di lapangan. Sementara itu, Jayus Hariono dan Odivan Koerich masih menjalani pemulihan terpisah bersama tim medis.
Kartu Merah Pengaruhi Kebugaran
Santos menambahkan bahwa kondisi fisik pemain terkuras karena dalam laga terakhir, Arema harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54 akibat kartu merah.
“Itu sangat menguras energi. Setelah pulang dari Yogyakarta, pemain masih terasa belum sepenuhnya fit,” jelasnya.
Selain fokus pada pemulihan kondisi pemain, Santos juga menegaskan bahwa tim sudah melakukan evaluasi dari pertandingan sebelumnya. Baginya, setiap laga adalah pengalaman penting untuk memperbaiki performa di pertandingan berikutnya.
“Kami akan beri waktu sampai besok untuk melihat kondisi pemain. Penting bagi kami memastikan semua siap sebelum menghadapi Bhayangkara FC,” pungkas Santos.
Arema FC menghadapi tantangan besar menjelang duel kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC. Selain harus memastikan kondisi fisik pemain pulih, tim juga dituntut tampil konsisten di kandang demi meraih poin penuh. (hdl)


as a preferred source on Google




