Surabaya (beritajatim.id) – Persaingan pemain muda NBA musim ini semakin menarik. Pekan ini, Cooper Flagg dari Dallas Mavericks resmi mengambil alih posisi teratas Kia Rookie Ladder, menggeser Kon Knueppel dari Charlotte Hornets yang sejak awal musim kukuh bertahan di posisi pertama.
Knueppel sempat mendominasi daftar tersebut berkat performa impresifnya sebagai penembak jitu. Namun, peran Flagg sebagai “point guard dadakan” saat Kyrie Irving absen karena cedera membuatnya baru menemukan ritme permainan. Kini, sang rookie pilihan No. 1 Draft NBA 2025 mulai membuktikan kapasitasnya.
Flagg, yang baru akan berusia 19 tahun pada 21 Desember mendatang, tampil luar biasa dengan mencetak rekor-rekor baru untuk pemain berusia 18 tahun. Ia kini menjadi salah satu penopang utama Mavericks seiring meningkatnya porsi bermain dan kontribusinya.
Pada laga melawan Houston, Flagg memecahkan rekornya sendiri sekaligus melampaui torehan LeBron James dan Kobe Bryant, setelah mencatatkan pertandingan ketiganya di usia 18 tahun dengan minimal 15 poin, dua steal dan dua blok. Pekan ini, Flagg membukukan 17,3 poin dan 6,3 rebound, bersaing ketat dengan Knueppel yang mencetak 18 poin dan 5,5 rebound. Keduanya sama-sama mencatatkan 3,3 assist.
Persaingan keduanya diprediksi berjalan ketat sepanjang musim, selama cedera ibu jari kanan Flagg—yang ia tanggung sejak November—tidak memburuk. Meski cedera, justru statistik Flagg meningkat menjadi 19,5 poin per pertandingan dengan akurasi tembakan 52%.
Bintang Spurs, De’Aaron Fox, turut memuji kualitas rookie Amerika yang semakin menonjol. “Banyak dari mereka adalah pemain Amerika, itu bagus. Saat mulai nyaman, permainan mereka naik level,” katanya.
Popularitas Kon Knueppel juga ikut menyeret perhatian kepada saudara-saudaranya yang bermain di level sekolah menengah dan dasar di Milwaukee.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Maxime Raynaud dari Sacramento Kings. Pemain setinggi 7 kaki 1 inci itu menunjukkan peningkatan signifikan sejak menggantikan Domantas Sabonis yang mengalami cedera lutut. Dalam 10 pertandingan terakhir, Raynaud mencatatkan 10,1 poin, 4,8 rebound, dan menutup tur tandang dengan rata-rata 16,7 poin, 8 rebound dan 2,3 assist.
Peringkat Terbaru Kia Rookie Ladder
1. Cooper Flagg – Dallas Mavericks
Statistik musim: 17,3 PPG, 6,3 RPG, 3,3 APG
Peringkat sebelumnya: No. 2
Pilihan draft: No. 1
Flagg menjadi salah satu pemain paling mematikan di menit-menit krusial. Dengan 52 poin “clutch”, ia berada di urutan keempat liga. Waktu bermain clutch-nya mencapai 71,3 menit, hanya kalah dari Tyrese Maxey (75,6). Akurasi tembakannya, 59,3%, menempatkannya sebagai yang terbaik kedua di antara 20 pencetak poin clutch terbesar.
2. Kon Knueppel – Charlotte Hornets
Statistik musim: 18 PPG, 5.5 RPG, 3.3 APG
Peringkat sebelumnya: No. 1
Pilihan draft: No. 4
Meski sempat menurun dengan akurasi 32% dari garis tiga poin, Knueppel masih berada di jalur untuk memecahkan rekor rookie Keegan Murray (206). Ia sudah tujuh kali mencetak lima tembakan tiga angka dalam satu pertandingan.
3. Derik Queen – New Orleans Pelicans
Statistik musim: 12.9 PPG, 6.4 RPG, 3.9 APG
Peringkat sebelumnya: No. 5
Pilihan draft: No. 13
Queen masuk jajaran elit setelah membukukan 33 poin, 10 rebound, 10 assist dan empat blok. Borrego menyebutnya sebagai pemain yang memberi “alasan untuk bersemangat” bagi tim.
4. Cedric Coward – Memphis Grizzlies
Statistik musim: 13.3 PPG, 6.2 RPG, 2.7 APG
Peringkat sebelumnya: No. 4
Pilihan draft: No. 11
Coward tampil konsisten, pekan ini mencatatkan rata-rata 17 poin dan 10 rebound, termasuk laga 23 poin dan 14 rebound kontra Clippers.
5. Jeremiah Fears – New Orleans Pelicans
Statistik musim: 15.4 PPG, 3.4 RPG, 3.1 APG
Peringkat sebelumnya: No. 3
Pilihan draft: No. 7
Peringkat 6–10 Rookie NBA
6. VJ Edgecombe – Philadelphia 76ers
7. Dylan Harper – San Antonio Spurs
8. Ryan Nembhard – Dallas Mavericks
9. Ace Bailey – Utah Jazz
10. Ryan Kalkbrenner – Charlotte Hornets
Seluruh pemain ini menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk Nembhard yang mengubah performa Dallas sejak masuk sebagai starter, serta Bailey yang meningkat setelah mendapat menit bermain inti. (aga)


as a preferred source on Google




