Vancouver (beritajatim.id) – Thomas Müller mencatat debut manis bersama Vancouver Whitecaps setelah menjadi pahlawan kemenangan dramatis 3-2 atas St. Louis City SC dalam laga lanjutan Major League Soccer (MLS) 2025, Minggu (24/8) waktu setempat.
Gol kemenangan Whitecaps tercipta di menit ke-104, ketika Müller dengan tenang menaklukkan mantan rivalnya di Bundesliga, Roman Bürki, lewat eksekusi penalti.
Gol ini bukan hanya menentukan hasil pertandingan, tetapi juga menjadi gol perdana Müller di level klub selain untuk Bayern Munich.
Pelatih Jesper Sørensen menyebut momen tersebut sebagai skenario sempurna. “Kalau kami bisa menulis naskah, inilah akhir yang ideal. Menang lewat penalti Thomas Müller di menit akhir, rasanya para fans benar-benar mendapatkan hiburan yang layak,” ujarnya.
Bangkit Dua Kali, Whitecaps Beri Kejutan
Dalam laga penuh drama di BC Place, Vancouver Whitecaps sempat tertinggal dua kali sebelum akhirnya membalikkan keadaan. Müller, yang menjalani starter perdananya bersama Whitecaps sejak bergabung awal bulan ini, tampil relatif tenang sepanjang laga, namun membuktikan kualitasnya di saat paling krusial.
Bagi Müller, momen tersebut adalah pembuktian diri sekaligus tekanan besar. “Dengan penalti, ada peluang besar mencetak gol, tapi kalau gagal, Anda sudah menulis berita: ‘Thomas Müller gagal penalti.’ Saya suka tekanan seperti itu, dan gol ini terasa spesial karena terjadi di depan fans kami,” ungkapnya, dikutip dari laman official MLS.
Bidik Trofi MLS dan Canadian Championship
Kemenangan atas St. Louis City membuat Whitecaps berada di posisi kuat di klasemen Wilayah Barat. Dengan tujuh laga tersisa, termasuk satu pertandingan tunda, mereka hanya berjarak empat poin dari puncak klasemen dan tetap bersaing dalam perburuan Supporters’ Shield.
Selain MLS, Whitecaps juga masih berpeluang meraih trofi di ajang Canadian Championship. Kehadiran Müller disebut menambah kedalaman skuat untuk bersaing di dua kompetisi sekaligus.
“Semua pemain memberikan yang terbaik untuk mencapai sesuatu yang spesial. Kami belum sampai, tapi kami sedang menuju ke arah itu,” tambah Müller.
Whitecaps akan menjalani jeda panjang karena penundaan jadwal dan agenda internasional. Mereka baru kembali bertanding pada pertengahan September, dengan peluang memperkuat posisi menuju Audi MLS Cup Playoff.
“Saya belum pernah main di playoff, tapi mungkin ini mirip dengan fase gugur Liga Champions. Tim-tim di sana sangat kuat, jadi kami harus rendah hati tapi juga percaya diri. Kami harus lebih tajam di depan gawang agar bisa benar-benar mendominasi,” tutup Müller. (aga)


as a preferred source on Google




