Jakarta (beritajatim.id) – Desainer asal Belgia, Benjamin Voortmans, mengungkap kekecewaannya terhadap tim penyanyi dan aktris Korea Selatan Jisoo setelah busana yang dipinjamkan untuk kebutuhan pemotretan disebut belum dikembalikan selama enam bulan.
Kasus tersebut menjadi sorotan publik usai Voortmans mengunggah keluhannya melalui media sosial. Dalam pernyataannya, ia mengaku telah berulang kali menghubungi pihak Jisoo di Korea Selatan untuk meminta kepastian terkait pengembalian pakaian yang digunakan dalam pemotretan sampul album sang idol K-pop.
Menurut Voortmans, tidak ada respons yang diterima selama berbulan-bulan meski surat permintaan telah dikirimkan berkali-kali. Ia menyebut ada tiga potong busana dari koleksi terbarunya yang dipinjamkan kepada tim Jisoo, dengan nilai yang diklaim cukup tinggi.
Desainer tersebut juga mengungkap bahwa sejumlah pihak dari tim produksi di Amerika Serikat yang terlibat dalam sesi pemotretan disebut sudah tidak lagi bekerja sama dengan Jisoo. Situasi itu membuatnya semakin sulit mendapatkan kejelasan terkait keberadaan koleksi miliknya.
Voortmans mengaku tidak menyangka persoalan seperti itu bisa terjadi pada figur global sebesar Jisoo yang dikenal sebagai salah satu ikon industri hiburan Korea Selatan. Namun, setelah unggahannya viral dan ramai diperbincangkan penggemar K-pop, ia akhirnya menerima kabar bahwa pakaian tersebut akan segera dikembalikan.
Ia merasa lega karena koleksi yang melibatkan sekitar 10 desainer muda itu akhirnya dapat kembali. Bagi Voortmans, busana tersebut bukan sekadar pakaian biasa, tetapi bagian penting dari karya kreatif para desainer independen.
Meski demikian, unggahan Voortmans juga memicu reaksi keras dari sebagian penggemar Jisoo. Ia mengaku menerima banyak komentar negatif hingga pesan kebencian di media sosial. Namun, ia menegaskan bahwa kritiknya bukan ditujukan kepada Jisoo secara pribadi, melainkan kepada tim manajemen yang dinilai kurang profesional dalam menangani komunikasi.
Voortmans berharap insiden tersebut menjadi pelajaran agar tim artis internasional lebih menghargai proses kerja para desainer dan menjaga komunikasi yang baik ketika terjadi kendala.
Di sisi lain, Jisoo sendiri merupakan salah satu idol K-pop paling berpengaruh saat ini. Anggota grup BLACKPINK itu memulai debut bersama BLACKPINK di bawah naungan YG Entertainment pada 2016 dan berkembang menjadi salah satu girl group terlaris di dunia.
Karier solo Jisoo juga mencatat kesuksesan besar. Album debut solonya bertajuk Me yang dirilis pada 2023 mencetak rekor sebagai album solois perempuan Korea Selatan dengan penjualan tertinggi dalam satu pekan. Lagu utamanya, “Flower”, sukses menembus berbagai tangga lagu internasional dan memperkuat posisinya di industri musik global.
Pada 2024, Jisoo mendirikan label pribadinya bernama Blissoo sebelum kemudian menandatangani kerja sama dengan Warner Records pada 2025. Ia juga aktif di dunia akting melalui sejumlah drama dan film populer.
Selain dikenal sebagai penyanyi dan aktris, Jisoo juga menjadi ikon fashion global dan dipercaya sebagai brand ambassador rumah mode mewah Dior. Status tersebut membuat setiap penampilannya, termasuk busana yang dikenakan dalam pemotretan album, kerap menjadi perhatian publik dan industri mode internasional. (aga)


as a preferred source on Google



