Bandung (beritajatim.com) – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan ParagonCorp untuk memperkuat ekosistem riset, pendidikan, dan pengembangan talenta sains di Indonesia.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang berlangsung di Kampus ITB Ganesha, Bandung, Jumat (19/6/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FMIPA ITB Aep Patah dan Corporate Affairs Director ParagonCorp Astri Wahyuni.
Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, penelitian, pengembangan laboratorium hingga penguatan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa dan dosen FMIPA ITB akan memperoleh kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam kegiatan industri.
Program yang akan dijalankan meliputi magang industri, kuliah tamu dari praktisi, pembimbingan tugas akhir bersama, serta keterlibatan dalam proyek penelitian dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.
Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, mengatakan sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah penting agar ilmu pengetahuan dan hasil riset dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“FMIPA ITB memiliki komitmen untuk terus menghasilkan pendidikan dan penelitian yang unggul serta relevan dengan kebutuhan zaman. Kolaborasi dengan ParagonCorp menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan industri,” ujarnya.
Menurut Aep, kerja sama tersebut memungkinkan mahasiswa, dosen, dan peneliti mengembangkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Sebagai salah satu fakultas sains terkemuka di Indonesia, FMIPA ITB memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan ilmu matematika, kimia, fisika, dan astronomi. Berbagai disiplin ilmu tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan industri modern, seperti pengembangan teknologi, riset produk, analisis data, dan inovasi berkelanjutan.
Di sisi lain, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi riset, pengembangan teknologi, publikasi ilmiah bersama, serta pemanfaatan kepakaran akademik untuk mendukung inovasi yang dikembangkan ParagonCorp.
Corporate Affairs Director ParagonCorp, Astri Wahyuni, menilai pengembangan talenta unggul menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun daya saing Indonesia di masa depan.
“Di ParagonCorp, kami percaya bahwa kemajuan bangsa dibangun melalui kolaborasi dan investasi pada manusia. Karena itu, kami terus membuka ruang sinergi dengan berbagai institusi pendidikan untuk menghadirkan lebih banyak kesempatan belajar, bertumbuh, dan berinovasi bagi generasi muda Indonesia,” katanya.
Astri berharap kolaborasi dengan FMIPA ITB dapat berkontribusi dalam memperkuat ekosistem riset nasional, pengembangan talenta sains, serta mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain pengembangan sumber daya manusia, kedua institusi juga berkomitmen memperkuat fasilitas laboratorium melalui berbagai skema kolaborasi yang telah disepakati. Penguatan ekosistem riset tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi berbasis sains yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan dunia industri.
Kolaborasi antara FMIPA ITB dan ParagonCorp menjadi salah satu contoh sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri dalam menyiapkan talenta masa depan Indonesia, sekaligus memperkuat kapasitas riset nasional dan mendorong inovasi yang berkelanjutan. (ted)


as a preferred source on Google




