Surabaya (beritajatim.com) – Higgs Games Island (HGI) resmi menghadirkan HGI City Cup 2026 Surabaya Fest sebagai pembuka rangkaian turnamen domino berskala nasional.
Kompetisi ini dikemas dalam sistem terstruktur dan akan berlangsung selama delapan minggu di Grand City Mall Surabaya.
Ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga menandai langkah baru dalam pengembangan domino sebagai olahraga pikiran yang lebih serius dan berkelanjutan di Indonesia.
Berbeda dengan turnamen konvensional, HGI City Cup 2026 mengusung mekanisme kompetisi berlapis yang memadukan partisipasi nasional dan lokal.
Turnamen dibagi dalam dua jalur utama, yakni gelombang nasional yang diikuti pemain dari seluruh Indonesia secara online, serta gelombang Surabaya yang digelar selama delapan minggu untuk menjaring talenta lokal terbaik.
Dari dua jalur tersebut, sebanyak 32 pemain terbaik akan melaju ke babak final yang akan diselenggarakan secara offline. Final ini akan mempertemukan pemain hasil seleksi dari komunitas daerah hingga tingkat nasional dalam satu panggung kompetisi.
Tournament Manager HGI City Cup, Kevin Martino, menegaskan bahwa sistem kompetisi ini dirancang untuk menghadirkan persaingan yang sehat sekaligus membangun arah pengembangan pemain secara berkelanjutan.
“HGI City Cup 2026 merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun ekosistem domino sebagai olahraga pikiran yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Sejak awal, visi dari program ini adalah untuk membuka ruang bagi talenta-talenta baru, khususnya generasi muda, agar memiliki kesempatan berkembang dan berkompetisi di level yang lebih tinggi secara profesional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Surabaya dipilih sebagai kota pembuka karena memiliki basis komunitas domino yang kuat serta antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap permainan ini.
“Dari komunitas-komunitas inilah kami melihat potensi besar lahirnya pemain-pemain yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan lebih luas,” tambah Kevin.
Dalam pelaksanaannya, HGI menekankan standar kompetisi yang profesional dengan sistem yang menjamin transparansi dan keadilan. Setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk berkembang berdasarkan kemampuan yang dimiliki.
Menurut Kevin, turnamen ini tidak hanya mengejar hasil akhir, tetapi juga berfokus pada proses pembinaan jangka panjang. HGI saat ini tengah mengembangkan berbagai skema untuk membangun jalur pengembangan atlet domino yang lebih terarah, sehingga permainan ini berpotensi menjadi jalur prestasi hingga karier profesional.
Dengan total hadiah mencapai Rp200 juta, HGI City Cup 2026 Surabaya Fest diharapkan mampu menjadi motivasi sekaligus ajang pembuktian bagi para pemain di tengah persaingan yang semakin kompetitif.
Ke depan, rangkaian HGI City Cup akan berlanjut ke sejumlah kota lain seperti Bekasi dan Medan, dengan karakteristik komunitas yang berbeda. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem turnamen domino yang lebih luas dan terintegrasi secara nasional.
Melalui format kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan, HGI menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyelenggara event, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam membangun fondasi baru bagi perkembangan domino sebagai olahraga pikiran di Indonesia. (ted)


as a preferred source on Google



