London (beritajatim.id) – Fase grup UEFA Europa League memasuki momen penentuan dengan hanya satu pertandingan tersisa bagi seluruh kontestan. Sejumlah klub masih harus berjuang menentukan nasib, termasuk dua wakil Inggris, Aston Villa dan Nottingham Forest, yang berada dalam situasi sangat berbeda jelang laga pamungkas.
Seperti format baru kompetisi Eropa, delapan tim teratas di klasemen fase liga akan langsung melaju ke babak 16 besar. Sementara itu, peringkat sembilan hingga 24 harus melalui fase playoff gugur, sedangkan tim di posisi 25 hingga 36 dipastikan tersingkir dari kompetisi Eropa musim ini.
Aston Villa Sudah Amankan Tiket 16 Besar
Dikutip dari laman official Premier League, Aston Villa tampil impresif sepanjang fase grup dan kini menempati posisi kedua klasemen dengan raihan 18 poin serta selisih gol +7. Hasil tersebut memastikan klub asuhan Unai Emery melaju langsung ke babak 16 besar, menyusul Lyon yang berada di puncak klasemen.
Kepastian tersebut diraih setelah kemenangan Villa atas Fenerbahce pada laga sebelumnya. Dengan tiket fase gugur sudah di tangan, Villa memiliki keleluasaan untuk melakukan rotasi saat menjamu Red Bull Salzburg di Villa Park pada 29 Januari. Di sisi lain, Salzburg justru berada dalam tekanan besar karena wajib menang dan masih bergantung pada hasil laga lain untuk bertahan di Liga Europa.
Nottingham Forest Fokus Amankan Posisi Playoff
Situasi berbeda dihadapi Nottingham Forest. Kekalahan pada laga terakhir membuat Forest tertahan di peringkat ke-16 dengan 11 poin dan selisih gol +4. Secara matematis, peluang lolos langsung ke babak 16 besar masih ada, namun skenarionya sangat rumit dan sulit terwujud.
Forest harus meraih kemenangan atas Ferencvaros yang dilatih mantan penyerang Premier League, Robbie Keane, sembari berharap sejumlah tim di atas mereka terpeleset. Kondisi tersebut membuat peluang finis di delapan besar nyaris tertutup.
Meski demikian, tim asuhan Sean Dyche sudah dipastikan tampil di fase gugur. Target realistis Forest adalah mengamankan posisi di 16 besar klasemen akhir agar memperoleh keuntungan tampil di kandang pada leg kedua babak playoff.
Laga Terakhir Jadi Penentu Peta Kekuatan
Seluruh pertandingan terakhir fase grup Liga Europa dijadwalkan berlangsung serentak pada 29 Januari, sebuah skema yang dirancang UEFA untuk menjaga sportivitas dan tensi persaingan. Hasil laga-laga ini akan menentukan peta kekuatan serta keuntungan teknis di fase gugur, baik berupa tiket langsung ke 16 besar maupun keuntungan kandang di babak playoff.
Bagi Aston Villa, laga terakhir menjadi kesempatan menjaga momentum tanpa tekanan, sementara Nottingham Forest menghadapi duel krusial demi posisi terbaik jelang fase knockout. (ian)


as a preferred source on Google




