Turin (beritajatim.id) – Klub raksasa Italia, Juventus, dilaporkan mulai mengalihkan fokus dalam perburuan penjaga gawang anyar jelang bursa transfer musim panas. Setelah sebelumnya mengincar Alisson Becker, negosiasi untuk mendatangkan kiper Liverpool tersebut disebut semakin rumit.
Alisson memang menjadi salah satu target utama Juventus dalam upaya merombak sektor penjaga gawang. Kiper timnas Brasil itu akan memasuki tahun terakhir kontraknya di Anfield, sehingga berpotensi dilepas jika ada tawaran yang sesuai. Namun, kendala utama terletak pada nilai gaji yang tinggi, yang dilaporkan mencapai sekitar 8 juta euro per musim, belum termasuk bonus.
Selain itu, biaya transfer yang diperkirakan menyentuh angka 15 juta euro turut menjadi pertimbangan serius bagi manajemen Juventus. Kombinasi gaji dan biaya transfer tersebut dinilai cukup membebani struktur keuangan klub.
Di tengah situasi tersebut, Juventus mulai mempertimbangkan opsi lain yang lebih realistis, yakni David De Gea yang saat ini bermain untuk Fiorentina. Kiper berusia 35 tahun itu dinilai sebagai alternatif yang lebih terjangkau dari sisi finansial.
De Gea dilaporkan menerima gaji sekitar 3,5 juta euro per musim di Fiorentina, jauh lebih rendah dibandingkan Alisson. Klub asal Florence tersebut juga disebut terbuka untuk melepas sang pemain guna menyeimbangkan neraca keuangan mereka.
Dengan banderol transfer yang diperkirakan berada di kisaran 10 juta euro, De Gea menjadi opsi yang lebih fleksibel bagi Juventus. Pengalamannya yang panjang di level tertinggi, termasuk saat membela Manchester United, menjadi nilai tambah tersendiri.
Selama kariernya, De Gea dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di Eropa dan pernah meraih penghargaan pemain terbaik klub sebanyak empat kali di Manchester United. Dalam dua musim terakhir di Serie A, ia juga mencatatkan puluhan penampilan yang konsisten bersama Fiorentina.
Rencana Juventus untuk merombak sektor penjaga gawang diperkirakan akan berdampak pada komposisi skuad saat ini. Setidaknya satu dari Mattia Perin atau Michele Di Gregorio berpotensi meninggalkan klub guna memberi ruang bagi rekrutan baru.
Situasi ini menunjukkan dinamika strategi transfer Juventus yang semakin pragmatis, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kualitas pemain dan kondisi finansial klub. Jika negosiasi berjalan lancar, De Gea bisa menjadi solusi cepat untuk memperkuat lini pertahanan Si Nyonya Tua musim depan. (aga)


as a preferred source on Google




