Madrid (beritajatim.id) – Situasi kontrak Vinicius Junior bersama Real Madrid masih belum menemukan titik temu. Penyerang asal Brasil tersebut dikabarkan menahan keputusan perpanjangan kontrak karena menginginkan peningkatan nilai gaji, sementara manajemen klub belum bersedia menaikkan tawaran terakhir. Pembicaraan lanjutan dijadwalkan kembali pada musim panas mendatang.
Vinicius selama ini tetap menunjukkan keinginannya bertahan di Santiago Bernabeu. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, juga disebut memiliki komitmen kuat untuk mempertahankan sang pemain. Meski demikian, klub ibu kota Spanyol itu dikabarkan telah menyiapkan rencana cadangan apabila kesepakatan kontrak tidak tercapai.
Menurut laporan Cadena SER, Real Madrid akan mengalihkan fokus ke gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha, jika negosiasi dengan Vinicius berujung kegagalan. Dalam skenario tersebut, Los Blancos mempertimbangkan penjualan Vinicius dengan harga minimal 100 juta euro, yang kemudian akan digunakan untuk melancarkan upaya serius merekrut gelandang asal Portugal tersebut.
Ketertarikan Real Madrid terhadap Vitinha bukan hal baru. Manajemen klub menilai pemain berusia 24 tahun itu memiliki profil yang mampu memberikan perbedaan signifikan di lini tengah. Ketertarikan ini juga berkaitan dengan belum adanya sosok ideal yang benar-benar menggantikan peran Toni Kroos dan Luka Modric dalam beberapa musim terakhir.
Pengamat sepak bola Spanyol, Jorge C. Picon, menjelaskan bahwa jajaran petinggi Real Madrid menyadari kebutuhan akan gelandang dengan karakter pengatur permainan. Namun, hasil pemantauan pasar transfer menunjukkan minimnya opsi yang dinilai tepat secara kualitas dan nilai ekonomis. Kondisi tersebut membuat klub sempat berharap Jude Bellingham dan Arda Guler mampu beradaptasi memainkan peran lebih dalam di lini tengah, meski upaya itu belum berjalan sesuai ekspektasi.
Meski demikian, peluang mendatangkan Vitinha tetap dipandang sangat sulit. PSG masih mengikat sang gelandang dengan kontrak jangka panjang hingga 2029 dan tidak memiliki keinginan melepasnya, terlebih kepada rival potensial di Eropa seperti Real Madrid. Klub asal Prancis tersebut juga dikenal tidak mudah mengalah terhadap tekanan pemain, sebagaimana terlihat dalam kasus Kylian Mbappe sebelumnya.
Dengan atau tanpa dana dari potensi penjualan Vinicius, langkah Real Madrid untuk memboyong Vitinha diperkirakan akan menghadapi tantangan besar. Situasi ini membuat masa depan Vinicius Junior dan arah kebijakan transfer Los Blancos menjadi salah satu isu yang patut disorot menjelang bursa transfer musim panas mendatang. (aga)


as a preferred source on Google




