Surabaya (beritajatim.com)– ARTV Production kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk “Call 911” sebagai bentuk nyata komitmen dalam mengembangkan potensi generasi muda di industri hiburan Indonesia.
Film ini mempertemukan artis nasional, Lady Nayoan Kjaernett, dengan deretan pemain muda berbakat. Selama proses syuting, suasana kerja yang dinamis dan penuh antusiasme terlihat dari keterlibatan aktif para pemeran dalam membangun setiap adegan.
Mengusung cerita penuh ketegangan, “Call 911” berkisah tentang kasus penculikan anak yang menimpa sebuah keluarga yang baru saja pindah ke lingkungan baru. Konflik cerita berkembang semakin kompleks ketika kejadian tersebut berkaitan langsung dengan latar belakang keluarga yang terlibat dalam penegakan hukum.
Dalam film ini, Zakaria Perkasa dipercaya memerankan Pak Wibowo, seorang anggota kepolisian yang tengah mengemban tugas khusus untuk mengungkap kasus kejahatan. Ia digambarkan sebagai kepala keluarga sekaligus ayah dari Dea, Farel, dan Ezra, serta suami dari Ibu Gauri. Ketegangan memuncak ketika keputusan Pak Wibowo untuk pindah rumah demi kepentingan tugas justru membawa dampak tak terduga. Salah satu anaknya menjadi korban penculikan, memicu konflik batin yang mendalam antara tanggung jawab profesi dan perannya sebagai seorang ayah.
Karakter Pak Wibowo menuntut penghayatan emosi yang kuat. Sosoknya tidak hanya ditampilkan sebagai aparat yang tegas dan berdedikasi, tetapi juga sebagai figur keluarga yang harus menghadapi tekanan dan rasa kehilangan dalam situasi yang sulit.
Zakaria Perkasa mengungkapkan bahwa peran ini menjadi tantangan tersendiri baginya. Ia harus mendalami karakter dengan emosi yang kompleks, sekaligus menjaga keseimbangan antara sisi profesional dan personal dari tokoh yang diperankannya. Pengalaman selama proses produksi pun diakuinya memberikan banyak pembelajaran berharga.
Walaupun film ini memiliki durasi yang relatif singkat, proses produksinya dilakukan dengan penuh perhatian terhadap detail. Setiap adegan diulang beberapa kali untuk memastikan kualitas visual serta kedalaman emosi yang ingin disampaikan dapat tercapai secara maksimal.
Tim produksi menilai kehadiran Lady Nayoan Kjaernett memberikan pengaruh positif selama proses syuting berlangsung. Koordinator sekaligus management talent di ARTV School, Miss Vianney Nana menyampaikan bahwa Lady tidak hanya menunjukkan profesionalisme tinggi, tetapi juga memiliki sikap rendah hati yang menginspirasi para pemain muda.
Sementara itu, produser film Miss Liechen berharap kolaborasi yang telah terjalin dalam proyek ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi talenta muda untuk berkembang di industri perfilman Indonesia. (ted)


as a preferred source on Google



