Sumenep (beritajatim.id) – Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Sumenep mengadakan festival pencak silat e-tanean di Kafe Tanean, Sumenep. Acara yang berlangsung pada Sabtu (18/5/2024) ini bekerja sama dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dan berlangsung selama satu hari penuh, mulai dari pagi hingga malam.
Ketua Umum PSN Perisai Putih Sumenep, Imam Syafi’i, menyatakan bahwa festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia, khususnya pencak silat yang merupakan kesenian asli Nusantara yang sudah ada sejak masa nenek moyang.
“Kami berharap melalui festival ini, pencak silat dapat diminati oleh anak muda, pelajar, hingga masyarakat umum,” ujar Imam.
Festival ini diikuti oleh 83 peserta yang terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori pelajar dan kategori umum. Peserta kategori pelajar berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) sederajat. Mereka menampilkan gerakan silat seni tunggal atau perorangan. Sementara itu, peserta kategori umum berasal dari perkumpulan pencak silat tradisional se-Sumenep dan menampilkan seni ganda atau berpasangan.
Dalam festival ini, setiap penampilan tidak hanya menonjolkan keindahan gerakan silat, tetapi juga diiringi oleh musik tradisional. Hal ini memberikan pengalaman yang menarik bagi pengunjung yang dapat menyaksikan keserasian antara gerakan silat dan irama musik tradisional.
“Festival ini adalah tuntunan sekaligus tontonan, karena diiringi oleh musik tradisional,” tambah Imam.
Dengan adanya festival pencak silat ini, diharapkan pencak silat dapat terus berkembang dan diminati oleh generasi muda serta masyarakat umum, sehingga budaya Nusantara tetap terjaga dan lestari. (hdl)


as a preferred source on Google




