Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Bisnis»Gubernur BI Perry Warjiyo Soroti Tingginya Utang Negara Maju di Pertemuan G20

Gubernur BI Perry Warjiyo Soroti Tingginya Utang Negara Maju di Pertemuan G20

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Bisnis 28 Juli 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

Jakarta (beritajatim.id) – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyoroti dampak dari tingginya utang publik dan divergensi kebijakan moneter negara maju terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi negara berkembang.

Hal ini disampaikan dalam pertemuan Ketiga Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara G20 (Finance Minister and Central Bank Governors/FMCBG) yang berlangsung pada 25-26 Juli 2024 di Rio de Janeiro, Brasil.

Perry Warjiyo menekankan bahwa negara-negara maju harus mengambil tindakan konkret untuk mengatasi dampak negatif dari kebijakan moneter yang berbeda dan tingkat utang publik yang tinggi.

“Pertama, penting untuk memperkuat transparansi kebijakan moneter agar pelaku pasar memiliki kejelasan tentang respons dan arah kebijakan, menjaga persepsi, dan meredakan reaksi pasar, yang pada gilirannya akan memperkuat stabilitas global,” ujarnya.

Langkah kedua yang disarankan adalah pengurangan utang yang berlebihan serta penerapan kebijakan fiskal yang berkelanjutan dengan kehati-hatian yang diperlukan. “Ketiga, negara maju perlu memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter serta melakukan reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas,” tambah Perry.

Forum G20 ini juga membahas berbagai topik penting seperti prospek perekonomian global, tantangan sektor keuangan, inklusi keuangan, kerjasama perpajakan internasional, perubahan iklim, pembiayaan pembangunan berkelanjutan, aliran modal, dan utang global. Para peserta sepakat bahwa meski perekonomian global menghadapi ketidakpastian, pertumbuhan tetap resilien dan perlu kerja sama internasional yang optimal.

Baca Juga:  EF Kids & Teens Resmikan Center ke-100, Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Dalam konteks sektor keuangan, Perry dan rekan-rekannya menyepakati perlunya penguatan ketahanan sistem keuangan global dengan regulasi dan pengawasan yang ketat. “Bank Indonesia menekankan pentingnya asesmen risiko yang komprehensif, tata kelola yang baik, perencanaan penanganan dan pemulihan insiden siber yang efektif, serta ketersediaan teknologi dan infrastruktur yang mampu mitigasi risiko,” jelasnya.

Di sisi inklusi keuangan, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Perry Warjiyo menyambut baik kemajuan G20 Global Partnership for Financial Inclusion (GPFI) dalam mendorong inklusi ekonomi dan keuangan.

Dengan komitmen yang kuat terhadap reformasi dan kolaborasi internasional, diharapkan perekonomian global dapat mengatasi tantangan yang ada dan terus berkembang secara berkelanjutan. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
bank indonesia G20 kebijakan moneter Perry Warjiyo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

PT Astra International Tbk

Desa Les Bali Jadi Model Desa Sejahtera Astra, Pendapatan Warga Naik 25 Persen Berbasis Wisata Berkelanjutan

3 Juli 2026 Bisnis

Danamon dan Danamon Syariah Raih Penghargaan Banking Customer Experience 2026, Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Nasabah

3 Juli 2026 Bisnis
BSI, FOZ, dan POROZ berkolaborasi memperkuat pengelolaan zakat nasional melalui digitalisasi, literasi, dan integrasi ekosistem ekonomi syariah.

BSI Gandeng FOZ dan POROZ Perkuat Ekosistem Zakat Nasional, Potensi Rp340 Triliun Siap Dioptimalkan

12 Juni 2026 Bisnis

Perkuat Ketahanan Pangan, SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Kurban

29 Mei 2026 Bisnis
Bank Jatim meraih Digital Innovation Award 2026 berkat transformasi digital melalui JConnect dan inovasi layanan perbankan modern.

Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026, JConnect Jadi Motor Transformasi Digital Perbankan

23 Mei 2026 Bisnis

Sony Masih Rahasiakan Jadwal Rilis PS6, Krisis Komponen Global Jadi Penentu Utama

12 Mei 2026 Bisnis
Leave A Reply Cancel Reply

PT Astra International Tbk

Desa Les Bali Jadi Model Desa Sejahtera Astra, Pendapatan Warga Naik 25 Persen Berbasis Wisata Berkelanjutan

3 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.