Surabaya (beritajatim.id) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2024 sebagai ajang tahunan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah bagi pelajar, santri, dan mahasiswa.
Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK RI, Aman Santosa, mengungkapkan pada Selasa (6/8/2024) bahwa ISFO 2024 terdiri dari dua kategori kompetisi: Kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah untuk pelajar, santri, dan mahasiswa, serta Kompetisi Wirausaha Muda Syariah yang bertujuan mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
Sejak dibuka pada 24 Juni 2024 hingga akhir Juli 2024, ISFO 2024 telah menarik 3.275 peserta dari seluruh Indonesia. Babak grand final akan diselenggarakan langsung di Jakarta pada akhir Agustus setelah beberapa tahap penyisihan.
Selain itu, OJK juga mengembangkan Cash Wakaf Link Deposit (CWLD), produk bank syariah yang berbasis wakaf uang temporer. CWLD memungkinkan nasabah mewakafkan uangnya dalam bentuk deposito, di mana pokoknya akan kembali setelah jangka waktu wakaf berakhir, sementara bagi hasil deposito langsung disalurkan kepada penerima manfaat wakaf.
CWLD diharapkan dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah dengan likuiditas jangka panjang dan meningkatkan aset perbankan syariah. Saat ini, CWLD telah diimplementasikan dengan pembiayaan kepada nazir yang disalurkan oleh Bank Umum Syariah dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah.
Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK pada 31 Juli 2024 menilai sektor jasa keuangan tetap stabil dengan dukungan tingkat permodalan kuat dan likuiditas memadai, meskipun terdapat ketidakpastian global akibat meningkatnya tensi perang dagang dan geopolitik serta normalisasi harga komoditas global. (hdl)


as a preferred source on Google




