Bojonegoro (beritajatim.id) – Menjaga kesehatan pendengaran sangat penting untuk memastikan fungsi panca indera tetap optimal. Hal ini disampaikan oleh dr. Alan Perdana, dokter spesialis THT dari RSUD Sosodoro Djatikoesomo, dalam program siaran radio SAPA! (Selamat Pagi) Malowopati FM.
Program ini merupakan kerja sama antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro.
Dr. Alan menjelaskan bahwa telinga adalah organ yang sangat berharga dan perlu dirawat dengan baik.
Telinga terdiri dari tiga bagian: bagian luar (daun telinga hingga liang telinga), bagian tengah (gendang telinga, tulang pendengaran, dan lubang menuju hidung), serta bagian dalam (rumah siput). Rumah siput berperan penting dalam proses mendengar dan keseimbangan tubuh.
Dalam membersihkan telinga, dr. Alan menyarankan penggunaan cottonbud dengan ukuran yang sesuai. Ujung cottonbud sebaiknya digunakan untuk menyongkel kotoran, bukan memutarnya atau mendorongnya, agar kotoran tidak masuk lebih dalam ke telinga.
Kesalahan dalam membersihkan telinga bisa menyebabkan goresan atau luka, terutama pada gendang telinga yang sangat tipis, yang bisa berujung pada infeksi serius.
Dr. Alan juga mengingatkan untuk membatasi penggunaan earphone dan headset. Penggunaan yang terlalu lama atau dengan volume yang terlalu keras dapat merusak pendengaran. Ia menyarankan agar masyarakat rutin memeriksakan telinga ke dokter setiap enam bulan sekali.
“Kesehatan telinga adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga. Jika terjadi masalah pada telinga, dampaknya bisa sangat serius dan tidak tergantikan,” ungkap dr. Alan. (hdl)


as a preferred source on Google




