Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»BRIN Kembangkan Plug-in QGIS Berbasis TRIGRSMap untuk Mitigasi Tanah Longsor

BRIN Kembangkan Plug-in QGIS Berbasis TRIGRSMap untuk Mitigasi Tanah Longsor

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 28 September 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Plug in QGIS berbasis TRIGRSMap bekerja dengan menghitung nilai kestabilan lereng untuk memprediksi tanah longsor
Plug in QGIS berbasis TRIGRSMap bekerja dengan menghitung nilai kestabilan lereng untuk memprediksi tanah longsor

Jakarta (beritajatim.id) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sistem informasi berbasis TRIGRS untuk mitigasi bencana tanah longsor. Sistem ini menggunakan model matematika yang didukung data curah hujan untuk memprediksi potensi tanah longsor di berbagai wilayah Indonesia.

Khori Sugianti, peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, menjelaskan bahwa TRIGRS memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dalam menghadapi ancaman longsor.

TRIGRSMap, sebuah plug-in QGIS yang berbasis TRIGRS, dirancang untuk menganalisis kestabilan lereng terkait kerentanan longsor akibat pengaruh curah hujan.

“TRIGRSMap mampu menilai kestabilan lereng dengan menghitung kombinasi topografi, kondisi hujan, dan kondisi lereng secara spasial dan temporal. Hal ini sangat bermanfaat dalam mengidentifikasi daerah dengan risiko longsor tinggi,” jelas Khori.

Sistem ini bekerja dengan memodelkan infiltrasi air hujan ke dalam tanah, yang mempengaruhi kekuatan tanah dan kestabilan lereng. Dengan memperhitungkan berbagai parameter geoteknik, seperti model elevasi digital (DEM), kemiringan lereng, arah aliran, dan kondisi teknis tanah, TRIGRSMap dapat memetakan area yang paling rentan terhadap longsor.

Lebih lanjut, sistem ini juga terintegrasi dengan data curah hujan real-time yang diukur di lokasi. Hasil dari pemrosesan data ini kemudian digunakan untuk menghasilkan peta peringatan dini.

Peta tersebut diharapkan bisa membantu pemerintah daerah dalam merancang strategi mitigasi bencana, seperti evakuasi dini dan penguatan infrastruktur di area rawan.

Baca Juga:  Siapkan Talenta Iptek Nuklir, BRIN dan ROSATOM Gelar Nuclear Young Talent Fest

Pengembangan TRIGRSMap juga mendukung berbagai pihak terkait dalam memperkuat mitigasi di wilayah pegunungan dan perbukitan yang rawan longsor. Khori menambahkan bahwa integrasi TRIGRSMap dengan sistem pemantauan cuaca dan geologi nasional akan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi ancaman bencana.

BRIN berharap teknologi TRIGRSMap ini bisa memberikan kontribusi strategis dalam pengurangan risiko korban jiwa serta kerugian ekonomi akibat tanah longsor. Sebelumnya, BRIN telah memperkenalkan TRIGRS kepada pemerintah daerah Lembang, Jawa Barat, dan sejumlah instansi terkait seperti BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, dalam pelatihan pemodelan TRIGRSMap pada 29 Agustus 2024, menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya menyebarluaskan hasil riset kepada pihak-pihak terkait. BRIN juga berperan dalam menciptakan peta dinamis yang dapat memperlihatkan kerentanan bahaya di suatu daerah.

Sistem TRIGRS yang awalnya dikembangkan oleh USGS ini telah dimodifikasi oleh BRIN melalui kolaborasi dengan Pusat Riset Geoinformatika dan Pusat Riset Sains Data dan Informasi BRIN. Aplikasi TRIGRS memungkinkan pengguna untuk mengetahui parameter yang memengaruhi kestabilan lereng, sehingga dapat diandalkan untuk memprediksi kerentanan tanah longsor.

Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat, Anne Hermadianne Adnan, menyampaikan bahwa Jawa Barat adalah salah satu wilayah dengan potensi bencana tinggi di Indonesia. Kolaborasi ini, kata Anne, diharapkan dapat mengurangi dampak bencana dan mencapai zero victim.

Baca Juga:  Polri Meriahkan Hari Hak untuk Tahu Sedunia di CFD Jakarta

Pengembangan TRIGRSMap oleh BRIN diharapkan menjadi solusi mitigasi bencana yang efektif, terutama di daerah rawan longsor. Dengan integrasi teknologi ini, diharapkan dapat meminimalisir risiko kerugian dan korban akibat tanah longsor. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
BPBD BRIN Mitigasi Bencana tanah longsor TRIGRS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.