Jakarta (beritajatim.id) – Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mendampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Cahaya, Kelapa Gading Permai, Jakarta Utara.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk mendukung kesuksesan program nasional tersebut.
“Pemprov DKI Jakarta sangat mendukung penuh program MBG ini. Pada pelaksanaan serentak 6 Januari 2025, kami telah mengoperasikan empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani 41 sekolah dengan total 12.054 siswa,” ujar Pj. Gubernur Teguh.
Penambahan SPPG untuk Tingkatkan Layanan
Pj. Gubernur Teguh menjelaskan bahwa Pemprov DKI terus meningkatkan jumlah SPPG. Hingga saat ini, jumlahnya bertambah menjadi 13 SPPG, melayani 118 sekolah dengan total 37.667 siswa. Pada 2025, ditargetkan akan ada 153 SPPG untuk memenuhi kebutuhan seluruh siswa di Jakarta.
“Anggaran program MBG telah diperhitungkan dalam APBD, dan kami siap melaksanakan tugas serta instruksi dari pemerintah pusat, termasuk penambahan kualitas menu maupun pembangunan fasilitas baru,” tambah Teguh.
Dalam kunjungan tersebut, Menko PMK Pratikno dan Pj. Gubernur Teguh meninjau lima kelas dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Mereka berbincang dengan siswa yang antusias menikmati makanan bergizi.
“Di SLB Cahaya, ada 54 siswa yang semuanya terlihat sangat senang. Bahkan ada siswa yang bilang makanannya sangat enak dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo serta Wapres Gibran,” kata Teguh.
Antusiasme Siswa dan Dukungan Pemerintah
Menko PMK Pratikno menyoroti kualitas menu MBG yang terdiri dari nasi, sayur, ayam, tahu, dan buah, memenuhi standar gizi seimbang.
“Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi siswa, tetapi juga berdampak besar pada perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Saya berterima kasih kepada Pemprov DKI atas dedikasinya menjaga kualitas program ini,” ujar Pratikno.
Kepala Sekolah SLB Cahaya, Miarsih, juga mengapresiasi program ini. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah. Anak-anak kami terlihat sangat bahagia, dan semua makanannya habis. Semoga program ini terus berlanjut,” tuturnya. (hen/hdl)


as a preferred source on Google




