Surabaya (beritajatim.id) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi kontribusi Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, ekonomi, kesehatan, serta kehidupan berkeluarga.
Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-79 di Pamekasan, Madura, pada Senin (17/3/2025).
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan selamat atas Hari Lahir Muslimat NU ke-79. Semoga PC Muslimat NU se-Madura Raya semakin rukun dan bersatu demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar Emil.
Muslimat NU, Pilar Pembangunan dan Persatuan Bangsa
Emil menegaskan bahwa peran Muslimat NU sangat penting dalam mendukung program pemerintah. Organisasi ini tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan mewujudkan Islam sebagai Rahmatan lil ‘Alamin.
“Kiprah Muslimat di berbagai sektor mencerminkan nilai Hubbul Wathon Minal Iman, bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman. Kehadiran Muslimat NU membawa berkah, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga dunia,” tambahnya.
Emil juga mengingatkan bahwa Muslimat NU memiliki sejarah panjang dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI. Bahkan, pada periode 1946-1965, organisasi ini berada di garda terdepan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Harapan untuk Muslimat NU ke Depan
Ke depan, Emil berharap kolaborasi Muslimat NU dengan pemerintah dan masyarakat semakin diperkuat. Ia optimis bahwa organisasi ini mampu terus berinovasi dan berkontribusi di berbagai sektor strategis.
“Pemprov Jatim juga berharap terus mendapat bimbingan dari para Bu Nyai untuk memaksimalkan khidmah kepada umat, khususnya masyarakat Jawa Timur,” tutup Emil.
Muslimat NU diharapkan tetap menjadi pelopor dalam menjaga Pancasila, persatuan, dan kerukunan demi Indonesia yang maju dan sejahtera. (hdl)


as a preferred source on Google




