Pacitan (beritajatim.id) – Kelompok peternak binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, menyambut lima santri yang akan mengikuti program pengabdian masyarakat di Balai Ternak Pacitan, Jawa Timur.
Program ini bertujuan untuk membekali santri dengan keterampilan peternakan dan pemberdayaan desa, selain memperkuat pemahaman agama mereka.
Para santri disambut langsung oleh Ketua Kelompok Banjarjo Farm, Wakid, beserta pendamping, serta diantar oleh Abah Yai dari Pondok Pesantren Wates Widoro, Pacitan.
“Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan keterampilan lunak kepada para santri, sehingga mereka tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga keterampilan di bidang peternakan dan pemberdayaan masyarakat. Semoga program ini memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ujar Wakid.
Pelatihan Peternakan dan Pemberdayaan Masyarakat
Dilansir dari laman resmi Baznas Jatim, Jumat (21/3/2025), selama dua minggu ke depan, para santri akan mendapatkan pelatihan langsung dalam mengelola peternakan dan membangun ekonomi desa secara mandiri.
Pelatihan ini meliputi:
- Manajemen peternakan yang efisien
- Pengelolaan sumber daya desa
- Strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat
Santri Siap Berkontribusi untuk Desa
Melalui program Santri Memberdayakan Desa, para santri diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan peternakan secara profesional dan berkelanjutan. Program ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi santri yang mandiri dan siap berperan aktif di tengah masyarakat.
Baznas terus mendorong keterlibatan santri dalam pemberdayaan ekonomi agar mereka tidak hanya memiliki bekal spiritual, tetapi juga keterampilan praktis yang bermanfaat untuk kehidupan.
Dengan ilmu dan keterampilan yang mereka dapatkan, santri siap menjadi agen perubahan dalam membangun desa yang lebih mandiri dan sejahtera. (ted)


as a preferred source on Google




