Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Kerja Remote Bikin Burnout? Ini 4 Tanda Kamu Butuh Istirahat

Kerja Remote Bikin Burnout? Ini 4 Tanda Kamu Butuh Istirahat

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 10 Juli 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
beritajatim

Surabaya (beritajatim.id) – Bekerja dari rumah atau remote working sering kali dipandang sebagai gaya hidup impian. Bayangkan, kamu bisa kerja sambil ngopi di teras, pakai piyama seharian, bahkan rebahan sambil Zoom meeting. Tapi, di balik fleksibilitas itu, ada jebakan yang diam-diam bisa menggerus kesehatan mental dan fisik: kerja nyaris tanpa henti.

Tanpa batas fisik antara kantor dan rumah, banyak pekerja remote akhirnya kehilangan batas antara jam kerja dan waktu pribadi. Notifikasi Slack tetap dibaca tengah malam, revisi klien dikerjakan saat makan malam, dan akhir pekan pun tidak lagi terasa seperti waktu istirahat.

Kalau kamu mulai merasakan hal-hal ini, bisa jadi kamu sedang menuju fase burnout. Yuk, kenali empat tanda kamu yang kerja remote sebenarnya butuh jeda sesegera mungkin!

1. Selalu Merasa Harus Siaga 24 Jam
Salah satu tantangan utama kerja jarak jauh adalah ilusi bahwa kamu harus selalu siap dihubungi kapan pun. Pesan dari atasan jam 10 malam tetap dibalas, permintaan revisi klien hari Minggu langsung dikerjakan. Tanpa sadar, kamu terus-terusan ‘online’ secara mental.

Tips: Tentukan jam kerja yang jelas dan konsisten. Setelah jam tersebut, matikan notifikasi kerja dan beri tahu rekan tim bahwa kamu hanya akan merespons di jam kerja berikutnya.

2. Semua Hari Terasa Sama: Tidak Ada Batas Antara Weekday dan Weekend
Bagi pekerja kantor, perjalanan pulang kerja dan akhir pekan jadi sinyal mental bahwa saatnya istirahat. Tapi bagi pekerja remote, semua hari bisa terasa mirip—tanpa penanda jelas kapan harus mulai dan berhenti.

Baca Juga:  25 Kata-kata Lucu Minta THR saat Lebaran 2026

Tips: Buat rutinitas harian yang membantu kamu mengatur ritme, seperti mandi pagi sebelum kerja dan ‘ritual’ penutup saat selesai kerja. Bahkan sekadar ganti baju dari pakaian rumah ke outfit kerja bisa bantu mengatur mindset.

3. Produktivitas Menurun, Tapi Kamu Tambah Jam Kerja
Saat performa turun, kamu malah menambah jam kerja dengan harapan bisa mengejar target. Tapi bukannya produktif, justru makin kelelahan dan frustasi. Ini pertanda kamu butuh istirahat, bukan tambahan waktu kerja.

Tips: Terapkan teknik manajemen waktu seperti metode Pomodoro (25 menit kerja, 5 menit istirahat). Istirahat pendek di tengah aktivitas justru bisa meningkatkan fokus dan hasil kerja.

4. Kehidupan Pribadi Jadi Sekadar Wacana
Kerja remote kadang membuatmu lupa untuk hidup. Nongkrong bareng teman, olahraga, atau sekadar nonton film bisa terasa seperti kemewahan atau bahkan rasa bersalah—karena merasa harus selalu produktif.

Tips: Jadwalkan aktivitas pribadi seperti kamu menjadwalkan meeting kerja. Me time bukan hal egois, melainkan kebutuhan untuk menjaga energi dan kreativitas.

Fleksibilitas kerja remote memang memberikan banyak keuntungan. Tapi tanpa batas yang sehat, kamu bisa kehilangan arah, produktivitas, dan bahkan dirimu sendiri.

Jangan tunggu sampai burnout menjemput. Ambil jeda, istirahat, dan jaga keseimbangan antara kerja dan hidup pribadi. Karena kerja keras memang penting, tapi hidup seimbang jauh lebih berharga.

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
burnout kerja remote fleksibilitas kerja kerja remote Work Life Balance
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026 Lifestyle

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026 Lifestyle
Ilustrasi penderita flu (foto : xframe)

Kemarau Basah Juli 2026: Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Penyebab serta Cara Mencegahnya

7 Juli 2026 Lifestyle

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026 Lifestyle

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026 Lifestyle

9 Manfaat Mewarnai bagi Anak yang Jarang Disadari, Tak Sekadar Asah Kreativitas tetapi Dukung Tumbuh Kembang

2 Juli 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.