Jakarta (beritajatim.id) – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia melalui Komisi II menyetujui pembukaan blokir anggaran sebesar Rp63,9 miliar untuk Ombudsman RI pada tahun anggaran 2025. Persetujuan ini diberikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (9/7) lalu.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan prioritas nasional serta program strategis Ombudsman RI. Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran tersebut.
“Ombudsman perlu segera menyusun dan menyampaikan detail alokasi anggaran tahun 2025 sesuai dengan jenis belanja, kegiatan, serta target dan capaian kinerja kepada Sekretariat Komisi II DPR RI,” tegas Zulfikar dalam keterangannya, Senin (14/7).
Sementara itu, Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih dalam laporannya menyampaikan bahwa realisasi anggaran Ombudsman pada tahun 2024 mencapai Rp234,9 miliar atau setara 97,6 persen dari pagu efektif sebesar Rp240,7 miliar.
Untuk tahun anggaran 2025, Ombudsman semula memperoleh pagu awal sebesar Rp255,5 miliar. Namun, setelah penyesuaian efisiensi sebesar Rp63,9 miliar, pagu efektif menjadi Rp191,5 miliar. Hingga 7 Juli 2025, realisasi anggaran yang telah digunakan tercatat sebesar Rp105,9 miliar.
“Walaupun mengalami keterbatasan anggaran, pelaksanaan program kerja Ombudsman RI sepanjang tahun 2025 hingga Juni masih berjalan sesuai target,” jelas Najih.
Dalam rapat tersebut, hadir pula Anggota Ombudsman RI Dadan Suparjo Suharmawijaya, Indraza Marzuki Rais, dan Robert Na Endi Jaweng. Sekretaris Jenderal Ombudsman RI, Suganda Pandapotan Pasaribu, juga turut hadir mendampingi.
RDP ini tidak hanya melibatkan Ombudsman RI, tetapi juga digelar bersama sejumlah lembaga lain, termasuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Lembaga Administrasi Negara (LAN), serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). (ted)


as a preferred source on Google




