Jakarta (beritajatim.id) – Masih ingat kabar heboh Sultan Sidoarjo yang memiliki Koenigsegg Jesko? Ya, Koenigsegg Jesko, mobil hypercar ultra-eksklusif asal Swedia, ternyata kian diburu.
Koenigsegg Jesko merupakan model penerus dari Koenigsegg Agera, dan pertama kali diperkenalkan kepada publik pada ajang Geneva Motor Show 2019. Nama Jesko sendiri diambil dari ayah sang pendiri perusahaan, Jesko von Koenigsegg.
Mesin Super Bertenaga 1.600 hp
Sebagai hypercar sejati, Jesko dibekali dengan mesin V8 5.0 liter twin-turbo yang mampu menghasilkan tenaga hingga 1.280 hp dengan bensin standar, dan bahkan mencapai 1.600 hp saat menggunakan bahan bakar E85 (etanol).
Tak hanya itu, mobil ini juga dibekali transmisi otomatis 9-percepatan Light Speed Transmission (LST) yang dikembangkan sendiri oleh Koenigsegg.
Transmisi ini memungkinkan perpindahan gigi hampir tanpa jeda, menjadikannya salah satu sistem paling inovatif di dunia otomotif.
Fokus Aerodinamika dan Kecepatan Ekstrem
Koenigsegg Jesko hadir dengan fitur aerodinamis canggih seperti sayap belakang aktif, diffuser besar, dan saluran udara khusus yang mampu menghasilkan lebih dari 1.000 kg downforce pada kecepatan tinggi.
Dengan sasis serat karbon yang ringan dan kokoh, Jesko menjanjikan stabilitas tinggi baik di lintasan balap maupun saat memacu kecepatan maksimal.
Hypercar ini hadir dalam dua varian utama:
- Jesko versi standar, difokuskan pada performa lintasan
- Jesko Absolut, dirancang untuk mencapai kecepatan maksimum tertinggi dengan desain aerodinamis yang lebih halus dan hambatan udara (drag) minimal
Koenigsegg bahkan mengklaim bahwa Jesko Absolut ditargetkan menjadi mobil produksi tercepat di dunia, dengan kecepatan maksimal lebih dari 500 km/jam.
Sadair’s Spear, Hypercar Edisi Terbatas
Akhir Juni 2025 lalu, Koenigsegg meluncurkan Sadair’s Spear, hypercar edisi terbatas yang menggabungkan performa lintasan ekstrem dengan legalitas jalan raya global. Hanya diproduksi sebanyak 30 unit dan langsung habis terjual saat sesi peluncuran privat, Sadair’s Spear ditujukan bagi kolektor dan penggemar performa ekstrem di seluruh dunia.
Dengan peningkatan tenaga, bobot lebih ringan, sasis lintasan, rem dan suspensi baru, serta aerodinamika yang disempurnakan, mobil ini mempertegas posisi Koenigsegg sebagai pemimpin inovasi performa hypercar dunia.
Mesin dan Performa: Tenaga Brutal, Respons Kilat
Sadair’s Spear mengusung mesin V8 twin-turbo legendaris Koenigsegg yang ditingkatkan kemampuannya. Berkat sistem pendingin dan aliran udara baru, serta kalibrasi ulang mesin, mobil ini mampu menghasilkan:
- 1.300 hp dengan bahan bakar reguler
- 1.625 hp menggunakan E85, bahan bakar ramah lingkungan
Tenaga disalurkan melalui transmisi revolusioner Light Speed Transmission (LST) tanpa flywheel, yang mampu berputar hingga 46.000 rpm/s, memberikan akselerasi yang hampir instan.
Sadair’s Spear juga memangkas bobot sekitar 35 kg, melampaui rasio tenaga-per-bobot legendaris 1:1 yang pernah diperkenalkan Koenigsegg pada model One:1.
Aerodinamika: Kendali Udara yang Sempurna
Desain aerodinamisnya dikembangkan oleh tim CFD Koenigsegg untuk memastikan downforce maksimal dan efisiensi pendinginan tinggi, termasuk:
- Sayap belakang aktif ganda model double-blade, terpasang di atas untuk memaksimalkan traksi saat menikung
- Desain belakang yang diperpanjang, memberikan stabilitas kecepatan tinggi
- Front canard dan ventilasi kap mesin yang lebih besar dengan Gurney flap
- Louvre pada spatbor dan saluran udara baru, memberikan tambahan tenaga 25 hp saat menggunakan E85
Semua ini bekerja selaras dengan sistem Active Ride Height dan Triplex damper, menjadikan handling Sadair’s Spear terasa presisi dan tajam.
Interior: Minimalis, Ergonomis, dan Fokus Balap
Kabin Sadair’s Spear dirancang minimalis dan ringan, dengan konsol tengah berbahan serat karbon, kursi balap eksklusif dengan opsi sabuk pengaman 6 titik, serta pengurangan bobot melalui:
- Pengurangan peredam suara (hemat 2,6 kg)
- Teknologi serat karbon baru (hemat 1,3 kg)
- Komponen mekanikal dan interior ringan tambahan
Meski demikian, fitur modern tetap tersedia seperti SmartCluster display, SmartCenter interface, USB, pengisian daya nirkabel, dan sistem Autoskin khas Koenigsegg.
Dalam uji coba awal di Gotland Ring, Sadair’s Spear berhasil memecahkan rekor lap sebelumnya milik Jesko Attack dengan keunggulan 1,1 detik — bukti nyata potensi dominasi lintasan dari kendaraan yang tetap legal di jalan raya.
Christian von Koenigsegg menyatakan, “Sadair’s Spear adalah evolusi alami Koenigsegg—keseimbangan sempurna antara kekuatan murni, aerodinamika canggih, dan kehadiran jalan yang luar biasa. Mobil ini ditakdirkan untuk mencetak rekor.” (ted)


as a preferred source on Google




