Mojokerto (beritajatim.id) – Suasana penuh tawa dan sorak-sorai mewarnai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto pada Sabtu (9/8). Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, lapas menggelar lomba unik Sepak Bola Sarung yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Berlokasi di lapangan blok tahanan, pertandingan berlangsung meriah sejak pagi hari. Para peserta harus mengendalikan bola sambil mengenakan sarung, menciptakan tantangan sekaligus kelucuan yang mengundang tawa penonton.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perlombaan peringatan kemerdekaan di dalam lapas.
“Sepak bola sarung ini kami adakan untuk menghibur sekaligus memberikan wadah pembinaan mental dan sosial bagi warga binaan. Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan di luar, tetapi juga di dalam lapas,” ujar Rudi.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan, melatih sportivitas, serta membangun semangat positif di antara WBP.
Sistem Gugur dan Hadiah untuk Pemenang
Pertandingan menggunakan sistem gugur, sehingga setiap tim harus berjuang maksimal untuk lolos ke babak berikutnya. Selain menjadi hiburan, lomba ini juga memberikan motivasi melalui hadiah bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka.
Dengan antusiasme peserta dan dukungan penuh penonton, lomba sepak bola sarung di Lapas Mojokerto menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh semua, tanpa terkecuali. (tin/ted)


as a preferred source on Google




