Singapura (beritajatim.id) – Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Singapura untuk menghadiri National Day pada Sabtu (9/8) meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Negeri Singa.
Pertemuan tersebut membuat para mahasiswa merasa lebih dekat dengan tanah air, seolah kembali ke kampung halaman meski berada jauh di perantauan.
Belinda, Donata, Daniel, dan Ardi — mahasiswa dari Singapore Institute of Management — termasuk di antara mereka yang berkesempatan berinteraksi langsung dengan Presiden Prabowo.
Momen Langka dan Penuh Makna
Bagi Belinda, pertemuan ini menjadi pengalaman berharga. “Iya, ini pengalamannya sangat memorable dan membuat diriku semakin dekat dengan rumah. Apalagi dalam rangka National Day Parade di Singapore dan bertemu dengan Pak Prabowo,” ujarnya.
Ia dan rekan-rekan mahasiswa lainnya bersyukur bisa bersalaman langsung dengan Presiden dan anggota Kabinet Merah Putih yang turut hadir. “Pastinya sangat memorable di sini,” tambahnya.
Donata pun mengaku sangat senang. “Senang sekali bisa dapat kesempatan ketemu lagi sama Pak Prabowo. Waktu lalu sempat ketemu, tapi belum sedekat ini,” katanya.
Daniel dan Ardi juga merasakan hal yang sama. Bagi mereka, kesempatan bertatap muka dengan kepala negara merupakan momen langka.
“Kesempatan yang sangat jarang sekali untuk bertemu langsung dengan Pak Presiden. Apalagi ini pertama kalinya seumur hidup saya bertemu dengan Pak Presiden,” ujar salah satu dari mereka.
Bagi para mahasiswa, momen ini tak sekadar pertemuan, melainkan pengikat rasa kebangsaan. Kehadiran pemimpin negara di tengah komunitas diaspora memberikan energi dan semangat baru untuk terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (hen/hdl)


as a preferred source on Google




